Rektor UNISKA Zainul Dikukuhkan Jadi Guru Besar, Targetkan Tambah Profesor Baru

Rektor Universitas Islam Kalimantan (Uniska) MAB, Mohammad Zainul resmi mendapatkan gelar Guru Besar bidang ilmu manajemen pemasaran strategi.

oleh Baha
Rektor Universitas Islam Kalimantan (Uniska) MAB, Mohammad Zainul resmi mendapatkan gelar Guru Besar bidang ilmu manajemen pemasaran strategi. Foto: Baha

bakabar.com, BANJARMASIN - Rektor Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Muhammad Arsyad Al Banjary (MAB), Mohammad Zainul, resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar dalam bidang ilmu Manajemen Pemasaran Strategi.

Pengukuhan tersebut berdasarkan sidang terbuka senat yang digelar di Auditorium Rektorat UNISKA MAB, Handil Bakti, Kamis (2/4/2026).

Prosesi berlangsung khidmat, di mana Prof. Dr. H. Mohammad Zainul dikukuhkan langsung oleh Ketua Senat UNISKA MAB, Prof. Abdul Malik.

Bertambahnya guru besar ini menjadi energi baru bagi salah satu perguruan tinggi swasta terbesar di Kalimantan Selatan.

Dalam sambutannya, Mohammad Zainul menegaskan bahwa pencapaian tersebut bukan sekadar gelar pribadi, melainkan tanggung jawab moral untuk mendorong dosen lain meraih jenjang akademik tertinggi.

“Sebagai pimpinan, ini menjadi tugas dan tanggung jawab saya agar ke depan jumlah guru besar di UNISKA terus bertambah,” ujarnya.

Ia juga mengakui bahwa meski persyaratan menjadi profesor kini semakin ketat, pihak kampus telah menyiapkan dukungan maksimal bagi para dosen.

Untuk memacu semangat tersebut, UNISKA mengalokasikan anggaran khusus bagi dosen yang melakukan penelitian hingga publikasi jurnal internasional.

“Bantuan publikasi jurnal internasional (Q2) sebesar Rp15 juta. Untuk penelitian Rp4 juta hingga Rp8 juta, serta insentif pengukuhan Rp100 juta bagi setiap guru besar,” jelasnya.

Selain itu, Prof. Zainul menekankan pentingnya perguruan tinggi swasta untuk adaptif terhadap kebutuhan pasar dan mahasiswa, termasuk pemanfaatan media sosial serta penyediaan fasilitas non-akademik.

Sementara itu, Ketua Yayasan UNISKA MAB, Drs. H. Budiman Mustofa, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menyebut Prof. Zainul merupakan guru besar ke-17 di UNISKA.

“Masih ada 21 dosen bergelar doktor dengan jabatan Lektor Kepala. Insya Allah tahun ini akan menyusul beberapa yang akan dikukuhkan,” kata Budiman.

Namun demikian, ia mengakui tantangan meraih gelar profesor kini semakin berat, terutama dengan meningkatnya standar angka kredit (kum) dari 750 menjadi 850, serta kewajiban memiliki dua publikasi jurnal internasional.

“Kami dari yayasan terus mendukung pemenuhan kum bagi dosen. Semoga capaian ini membuat UNISKA semakin berkembang dan maju sesuai visi yayasan,” pungkasnya.