Rekomendasi Film

Rekomendasi Empat Film tentang Perjuangan Serikat Pekerja

Serikat pekerja adalah perjuangan buruh untuk mendapatkan kesejahteraan dan upah layak. Tak banyak film komersil yang mengangkat kisah ini. 

Poster film The Organizer. Foto: Film Comment

apahabar.com, JAKARTASerikat pekerja adalah perjuangan buruh untuk mendapatkan kesejahteraan dan upah layak. Tak banyak film komersil yang mengangkat kisah ini. 

Serikat pekerja adalah asosiasi penampung aspirasi para pekerja atau buruh.  Perjuangannya sering kali jarang terdengar dan banyak dicap hanya melakukan sejumlah unjuk rasa. Namun banyak yang tidak menyadari bahwa aksi mereka sangat berdampak ke dalam perekonomian suatu negara.

Meski jarang terdengar, tapi terdapat sejumlah film bercerita tentang perjuangan dari serikat pekerja yang mungkin bisa menjadi inpirasi terutama bagi para buruh.

The Organizer, 1963

Poster film The Organizer. Foto: Film Comment

Disutradarai oleh Mario Monicelli, the organizer terbilang cukup sukses karena berhasil membawa pulang penghargaan Oscar sebagai film dengan penulisan naskah terbaik.

Film itu juga dibintangi oleh sejumlah aktor legendaris Hollywood seperti Marcello Mastroianni, Renato Salvatori, sampai dengan Folco Lulli.

Baca Juga: Film Dokumenter Netflix Terbaru, Angkat Kasus Kopi Sianida

The Organizer bercerita tentang seorang professor bernama Sinigaglia (Marcello Mastroianni) yang mendengar sebuah kasus di dalam perusahaan tekstil terkemuka.

Setelah ditelusuri ternyata para perkerja tektil tersebut diperlakukan secara tidak manusiawi. Akhirnya Sinigaglia secara sukarela mengumpulkan perkerja tersebut dan mendorong mereka untuk menuntut keadilan terhadap pemilik perusahaan tekstil.

Nine To Five, (aka 9 to 5), 1980

Cuplikan film 9 to 5. Foto: Rolling Stone

Membawa tema komedi, film 9 to 5 merupakan hasil garapan sutradara Colin Higgins. Film tersebut dibintangi oleh Jane Fonda, Lily Tomlin, Dolly Parton dan juga Dabney Coleman.

Film 9 to 5 bercerita tentang tiga sekretaris perempuan yang berencana untuk balas dendam kepada pemimpin perusahaan. Alasannya karena pemimpin perusahaan tersebut dikenal mesum dan sering melakukan kekerasan.

Baca Juga: Marry My Dead Body Masuk Oscar sebagai Film Internasional Terbaik

Namun rencana itu gagal karena sang pemimpin perusahaan ditemukan meninggal dunia. Salah satu dari tiga sekretaris perempuan itu dituduh tersangka dari kasus tersebut.

Last Exit to Brooklyn, 1989

Cupikan film Last Exit to Brooklyn. Foto: Mubi

Disutradarai oleh Uli Edel, Last Exit to Brooklyn juga diisi oleh sejumlah artis legendaris Hollywood seperti Jennifer Jason Leigh, Stephen Lang dan Burt Young.

Last Exit to Brooklyn bercerita tentang empat tokoh yang memiliki latar cerita yang berbeda. Namun semuanya memiliki persoalan yang sama dimana mereka bekerja pada perusahaan yang memperlakukan pegawainya secara tidak manusiawi.

Tidak hanya itu, persoalan semakin rumit ketika serikat pekerja yang berencana untuk membantu keempatnya harus berhadapan dengan hukum setelah pemerintah mendapat informasi bahwa salah satu anggotanya adalah mata-mata komunis.

Hoffa, 1992

Cupilkan film Hoffa. Foto: IMDB

Diangkat dari kisah nyata, Hoffa merupakan film hasil sutradara Danny DeVito. Film itu juga dibintangi oleh sejumlah artis legendaris Hollywood seperti Jack Nicholson, Danny DeVito, dan juga John C. Reilly.

Hoffa merupakan film biografi yang bercerita tentnag pemimpin serikat pekerja Amerika Serikat yang paling terkenal, Jimmy Hoffa.

Baca Juga: Film Komedi Nicolas Cage Dream Scenario jadi Pembuka Zurich Film Festival

Film itu mengisahkan perjuangan Jimmy Hoffa membela pekerja di Amerika Serikat hingga akhirnya ia mengahadapi persoalan pelik antara persaiangan politik dan juga mafia.

Fakta menarik, film mengenai Jimmy Hoffa kembali dibuat oleh Netflix yang bertajuk The Irishman. Namun pada film itu, sudut pandang cerita lebih mengarah kepada sosok mafia yang terlibat sekandal dengan Jimmy Hoffa.