Ratusan PKL Banjar Dapat BPJS Gratis dari Pemkab Banjar

Sebanyak 212 pedagang kaki lima (PKL) di Kabupaten Banjar mulai mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan gratis dari pemerintah daerah. Program ini menyasar p

Sebanyak 212 pedagang kaki lima (PKL) di Kabupaten Banjar mulai mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan gratis dari pemerintah daerah. Foto-Diskominfo Banjar.

bakabar.com, BANJAR - Sebanyak 212 pedagang kaki lima (PKL) di Kabupaten Banjar mulai mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan gratis dari pemerintah daerah. Program ini menyasar pedagang rentan yang selama ini belum tersentuh jaminan sosial.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar menyerahkan secara simbolis 212 kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada pedagang kaki lima di lingkungan pasar daerah, Kamis (21/5/2026).

Penyerahan dilakukan Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Dian Marliana, mewakili Bupati Banjar H Saidi Mansyur, di halaman Kantor Perumda Pasar Bauntung Batuah (PBB).

Program yang dibiayai melalui APBD Kabupaten Banjar itu menjadi tahap awal perluasan perlindungan sosial bagi pekerja informal dan pedagang kecil.

“Ini baru tahap pertama. Nantinya akan didata lagi agar lebih banyak pedagang rentan bisa mendapatkan perlindungan,” ujar Dian saat membacakan sambutan bupati.

Direktur Perumda Pasar Bauntung Batuah, Rusdiansyah, mengatakan seluruh iuran BPJS Ketenagakerjaan peserta ditanggung pemerintah daerah.

Menurutnya, tantangan utama program tersebut ada pada proses pendataan pedagang kaki lima yang kerap berpindah lokasi berjualan.

“Kendala di lapangan memang pendataan karena sebagian PKL berpindah-pindah tempat,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tanah Laut dan Kabupaten Banjar, Ardhinata Surya, menyebut sejak 2024 Pemkab Banjar telah membantu perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi sekitar 19.150 pekerja informal.

Namun tingkat kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Banjar saat ini masih sekitar 22 persen dari total pekerja yang ada.

Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong perluasan perlindungan bagi kelompok pekerja rentan.

“Sepanjang 2025 manfaat klaim yang sudah disalurkan mencapai sekitar Rp 75 miliar kepada kurang lebih 3.000 warga Kabupaten Banjar,” ungkap Ardhinata.

Selain penyerahan kartu BPJS, kegiatan juga dirangkai pengundian hadiah bagi pedagang yang melunasi sewa toko, kios, dan bak pasar tanpa tunggakan.