bakabar.com, MARTAPURA - Sebanyak 119 personel Polres Banjar dikerahkan untuk mengamankan arus kedatangan dan balik jemaah pada pelaksanaan Haul ke-2 KH Syaifuddin Zuhri atau Guru Banjar Indah di Desa Tungkaran, Martapura, Sabtu (28/3).
Pengamanan tersebut melibatkan personel dari Polres Banjar, Polsek Martapura Timur, Polsek Martapura Barat, dan Polsek Martapura Kota yang disiagakan di sejumlah titik jalur utama jemaah.
Kabag Ops Polres Banjar, AKP Matnur, menjelaskan pengaturan arus lalu lintas dilakukan secara situasional dengan mengacu pada pengalaman pengamanan pada haul-haul besar sebelumnya, seperti Haul Datu Kelampayan dan Guru Sekumpul.
"Tentunya secara situasional kami melihat, dengan pengalaman pengamanan pada haul Kelampayan dan Guru Sekumpul. Prioritas utama diberikan kepada pejalan kaki," jelas Matnur.
Rekayasa lalu lintas dilakukan dengan menutup sementara arus kendaraan roda dua maupun roda empat pada saat gelombang jemaah pejalan kaki melintas dalam jumlah besar.
"Roda dua dan roda empat ditutup sementara, sembari menunggu pejalan kaki sudah selesai melintas, baru kemudian arus kendaraan dibuka kembali," tambahnya.
Pengamanan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran arus balik jemaah sekaligus menjaga keselamatan para pejalan kaki yang mendominasi pergerakan jemaah setelah kegiatan haul selesai.
Jumlah jemaah yang hadir pada haul ke-2 Guru Banjar Indah diperkirakan menurun. Penurunan jemaah ini dilihat dari angka kendaraan yang memasuki kantong-kantong parkir.
"Tapi untuk jumlah total kami belum bisa memastikan. Bisa saja bertambah, sebab tahun lalu kondisi Jalan Keramat Banjir, lalu terjadi penumpukan di satu kantong parkir," sahut Kasat Samapta AKP Alhamidie.
"Sekarang tidak lagi banjir, sehingga bisa saja jemaah yang hadir memarkir kendaraannya di sejumlah titik lain," tutupnya.