Rakor SMK 2026 Kalsel Dorong Kolaborasi Industri dan Penguatan Karakter Siswa

Kegiatan Rakor SMK Tahun 2026 di Kalimantan Selatan berlangsung lancar dan dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, M Syarifuddin.

Sekda Kalsel, M Syarifuddin melihat pameran karya SMK. Foto: Istimewa

bakabar.com, BANJARMASIN – Kegiatan Rakor SMK Tahun 2026 di Kalimantan Selatan berlangsung lancar dan dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, M Syarifuddin.

Mengusung tema “Partisipasi Vokasi Semesta, Vokasi Bermutu untuk Semua”, kegiatan ini menekankan pentingnya kolaborasi lintas instansi dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi, khususnya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Melalui keterlibatan instansi vertikal dan organisasi perangkat daerah di lingkup Pemprov Kalsel, sejumlah program strategis mulai disusun guna memperkuat arah pengembangan pendidikan vokasi ke depan.

Fokus rakor SMK 2026 mencakup enam subtema utama, di antaranya pembinaan karakter siswa, pencegahan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan satuan pendidikan, serta penguatan kerja sama dengan dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja.

Selain itu, perhatian juga diarahkan pada pemenuhan sarana dan prasarana, serta peningkatan keselarasan antara kurikulum pendidikan dengan kebutuhan industri, sebagaimana diatur dalam Permendagri Nomor 22 Tahun 2020.

Program link and match menjadi salah satu prioritas utama untuk memastikan jurusan dan pembelajaran di SMK selaras dengan kebutuhan dunia kerja. Upaya ini diwujudkan melalui kerja sama berbasis nota kesepahaman (MoU) antara Pemprov Kalsel dan berbagai pihak industri.

Bentuk kerja sama tersebut meliputi program magang siswa, kehadiran guru tamu dari kalangan industri, hingga pemanfaatan produk hasil pembelajaran siswa agar dapat terserap langsung di dunia usaha.

Pelaksanaan teknis program ini dijadwalkan berlangsung bertahap mulai Juni hingga Desember 2026, dengan melibatkan berbagai bidang di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel.

Di sisi lain, peran masyarakat dinilai penting dalam mendukung pengawasan dan pembinaan peserta didik. Pemprov Kalsel mendorong optimalisasi kanal pengaduan seperti LAPOR untuk menyampaikan informasi terkait kondisi siswa di lapangan.

Dengan sinergi berbagai pihak, diharapkan lulusan SMK di Kalimantan Selatan semakin siap kerja, berkarakter, dan mampu menjawab kebutuhan dunia industri.