bakabar.com, TANJUNG - Puluhan penyuluh pertanian kecamatan dan desa di Kabupaten Tabalong menghadiri temu teknis sekaligus peningkatan kapasitas kelembagaan penyuluhan pertanian.
Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Jelita Tanjung, Kabupaten Tabalong, Kalsel, Kamis (21/5/2026) ini merupakan yang perdana pasca terbitnya Inpres Nomor 3 Tahun 2025 yang mengatur Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) kini berada di bawah Kementerian Pertanian RI.
Temu teknis dan peningkatan kapasitas tersebut dihadiri Staf Ahli Kementan RI, Prof M Arsyad, Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalsel,Dr Wahida Annisa Yusuf, Wabup Tabalong Habib Muhammad Taufani Alkaf, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, Kadis Ketahanan Pangan Perikanan dan Pertanian Tabalong.
Panitia Kegiatan, Rahman Effansyah, mengatakan, temu teknis dan peningkatan kapasitas tersebut diikuti 68 penyuluh yang ada di Kabupaten Tabalong.
"Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia para penyuluh," jelasnya.
Pada kegiatan tersebut, Kepala BRMP Kalsel, Hamida Annisa Yusuf, berpesan kepada para PPL, meski saat ini berstatus pegawai pusat tetap wajib membantu membangun daerah, khususnya Kabupaten Tabalong.
"Terutama mengawal kegiatan-kegiatan strategis Kementerian Pertanian seperti cetak sawah, optimasi lahan, kegiatan irigasi perpompaan yang sudah didapat Kabupaten Tabalong," ucapnya.
"Penyuluh wajib mengawal batuan yang sudah diberikan ke Tabalong, karena kita melakukan monitoring manfaatnya," imbuh Hamida.
Hamida bilang selain bantuan tersebut, di 2026 ini juga ada kegiatan percontohan pertanian modern di Tabalong dan sudah dilakukan tanam perdana di Kecamatan Jaro.
"Konsepnya tidak harus menggunakan alat modern, tetapi bagaimana kita meningkatkan produksi pertanian dengan effisien. Di sini kita modifikasi alat yang murah," bebernya.
"Jadi mohon disupport project pertanian modern itu, jika berhasil nanti Menteri Pertanian kemungkinan akan melakukan panen perdana," katanya.
Hamida juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Tabalong yang telah memberikan kendaraan dinas kepada para PPL.
"Jadi kepada PPL kami minta untuk menunjukan kinerja, karena kalian pegawai pusat yang ada di daerah," pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf, mengucapkan terima kasih atas kunjungan jajaran Kementan RI dan BRMP wilayah Kalsel ke Bumi Sarabakawa.
"Terima kasih juga karena telah menjadikan Tabalong sebagai percontohan pertanian modern, yang lokasinya berada di Desa Nalui, Kecamatan Jaro," ucapnya.
Wabup meminta kepada para PPL untuk bersama-sama mengawal project tersebut agar hasilnya sesuai harapan.
"Semoga amanah pertanian modern ini bisa menghasilkan hasil yang maksimal," ucapnya.
Habib menegaskan, Pemkab Tabalong berkomitmen terus mendukung pertanian di daerah ini.
"Salah satu langkah yang diambil dengan melakukan normalisasi sungai untuk melancarkan air di persawahan-persawahan," pungkasnya.