bakabar.com, BALANGAN - Pemerintah Kabupaten Balangan menggelar Forum Group Discussion (FGD) untuk mematangkan penyusunan Master Plan pembangunan Balangan Park, Kamis (22/1/2026).
Bertempat di Aula Benteng Tundakan, kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Balangan, H. Abdul Hadi, serta tim ahli dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM).
âPemerintah Kabupaten Balangan resmi memulai tahapan serius pembangunan destinasi wisata strategis bernama Balangan Park yang berlokasi di Desa Mantimin, Kecamatan Batu Mandi.
Proyek ambisius di atas lahan seluas kurang lebih 47 hektare ini diproyeksikan menjadi ikon wisata alam dan tematik baru di Kalimantan Selatan.
âDalam FGD tersebut, pemaparan teknis disampaikan oleh pakar arsitektur dari ULM, Ar. Dr. Eng. Beta Paramita, IAI, GP. Perencanaan ini menitikberatkan pada integrasi antara keindahan alam dengan infrastruktur modern yang ramah lingkungan.
âBupati Balangan, H. Abdul Hadi, menyampaikan bahwa proyek ini merupakan langkah nyata pemerintah dalam mendiversifikasi sektor ekonomi daerah.
"Kita ingin Balangan Park tidak hanya menjadi tempat berkunjung, tapi menjadi motor penggerak ekonomi lokal dan kebanggaan warga Banua," ujarnya.
âBalangan Park dirancang dengan tiga pilar utama pengembangan, âMenjadi sarana belajar mengenai kekayaan flora dan fauna lokal, Menjaga kelestarian lingkungan hidup dan area hijau di wilayah Batu Mandi, Menyediakan ruang hiburan yang representatif bagi masyarakat dan wisatawan luar daerah.
âSelain menjadi destinasi wisata, proyek ini diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor pariwisata.
Dengan luas mencapai 47 hektare, Balangan Park diprediksi akan menjadi salah satu taman tematik terbesar di Kalimantan Selatan yang menggabungkan konsep kelestarian lingkungan dan kenyamanan pengunjung.