bakabar.com, BALANGAN – Pemerintah Kabupaten Balangan berkolaborasi dengan Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggelar kegiatan Sosialisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Penilaian Kompetensi melalui metode Assessment Center Tahun Anggaran 2026, pada Kamis (7/5/2026). Langkah ini merupakan upaya strategis untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia aparatur di lingkungan pemerintahan daerah guna mewujudkan pelayanan publik yang lebih unggul dan berdaya saing.
Kegiatan ini diselenggarakan berlandaskan pemahaman bahwa peningkatan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi pilar utama dan langkah paling penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang baik. Melalui penilaian dan pengukuran kompetensi yang terstruktur, transparan, dan objektif, diharapkan setiap aparatur memiliki kemampuan, keahlian, dan karakter yang sesuai dengan tuntutan tugas serta tanggung jawab jabatan yang diemban.
Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia atau perwakilan terkait yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan, bahwa penerapan sistem penilaian berbasis Assessment Center bukan sekadar kewajiban administrasi, melainkan instrumen vital untuk memetakan potensi dan kompetensi setiap ASN. "Metode ini memungkinkan kita melihat secara mendalam kelebihan dan area pengembangan setiap pegawai, sehingga pembinaan dan penempatan personel ke depannya bisa lebih tepat sasaran dan berbasis data," ungkapnya dalam sambutan.
Kerja sama dengan Polda Kalsel dalam kegiatan ini dinilai sangat strategis karena menggabungkan standar kompetensi pemerintahan dengan aspek keamanan, ketertiban, serta pelayanan masyarakat yang menjadi bagian dari tugas kepolisian. Sinergitas ini diharapkan dapat melahirkan standar pelayanan yang tidak hanya profesional dan cepat, tetapi juga aman dan berintegritas tinggi.
Lebih lanjut, kegiatan sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman yang utuh dan menyeluruh kepada seluruh peserta mengenai regulasi, mekanisme, serta tujuan dari pengelolaan PNBP dalam rangka penilaian kompetensi. Peserta dibekali pengetahuan mengenai bagaimana proses asesmen dilakukan, kriteria penilaian yang digunakan, serta manfaat langsung yang akan diperoleh pegawai maupun instansi dari hasil penilaian tersebut.
Pemerintah Kabupaten Balangan menegaskan komitmennya untuk terus berinvestasi pada pengembangan sumber daya manusia. Di tengah dinamika tantangan pelayanan publik yang terus berkembang, mulai dari kemajuan teknologi, perubahan kebutuhan masyarakat, hingga tuntutan akuntabilitas, ASN dituntut untuk senantiasa adaptif dan inovatif.
"Kami berharap melalui kegiatan ini, seluruh elemen aparatur semakin sadar akan pentingnya peningkatan kapasitas diri. Pemahaman yang baik tentang sistem penilaian kompetensi akan mendorong semangat belajar dan berkembang, sehingga seluruh ASN di Balangan benar-benar siap menghadapi setiap tantangan dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat," tambah penyelenggara kegiatan.
Kegiatan sosialisasi ini berlangsung di Aula Benteng Tundakan dan dihadiri oleh para pejabat struktural, pengelola kepegawaian, serta perwakilan ASN dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Balangan. Acara dipenuhi dengan sesi pemaparan materi, diskusi interaktif, serta tanya jawab untuk memastikan seluruh peserta memahami materi yang disampaikan dengan baik.