Pemkot Banjarmasin Perkuat Koordinasi, Program Pipa Air PAM Bandarmasih Digenjot

Upaya meningkatkan kualitas layanan air bersih di Kota Banjarmasin terus digenjot.

oleh Baha
Upaya meningkatkan kualitas layanan air bersih di Kota Banjarmasin terus digenjot. Foto: Humas

bakabar.com, BANJARMASIN – Upaya meningkatkan kualitas layanan air bersih di Kota Banjarmasin terus digenjot Pemerintah Kota (Pemkot) setempat.

Salah satunya melalui penguatan koordinasi lintas instansi dalam rapat ekspose program prioritas PAM Bandarmasih yang digelar di Kantor Wali Kota Banjarmasin.

Rapat strategis tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Banjarmasin, H M Yamin, serta dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) dan jajaran kepala Dinas atau Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemko Banjarmasin.

Direktur Utama PAM Bandarmasih, Zulbadi, menegaskan kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat koordinasi, sinergi, dan komunikasi antarinstansi.

“Harapannya melalui kegiatan ini terjalin kerja sama yang baik, sehingga tidak terjadi pemborosan biaya di satu titik. Dengan begitu, program prioritas PAM Bandarmasih, khususnya pemasangan pipa di sejumlah ruas jalan di Kota Banjarmasin, dapat berjalan optimal,” ujarnya.

Ia menambahkan, keterlibatan berbagai SKPD menjadi krusial agar seluruh program dapat berjalan selaras dan terintegrasi.
“Program ini harus diketahui oleh semua pihak, terutama SKPD terkait seperti Dinas PUPR, Dinas Perkim, Dinas Kesehatan, dan dinas lainnya,” lanjutnya.

Selain itu, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Banjarmasin juga menjadi perhatian dalam koordinasi tersebut. Pasalnya, proyek pemasangan pipa air berpotensi bersinggungan dengan jaringan kabel fiber optik yang telah terpasang di sejumlah titik kota.

Zulbadi menilai forum ini membawa dampak positif bagi PAM Bandarmasih dalam memastikan pembangunan infrastruktur air minum berjalan optimal.
“Sehingga proses pembangunan infrastruktur dasar air minum di Kota Banjarmasin dapat terlaksana dengan baik,” tuturnya.

Ia pun berharap sinergi yang terbangun mampu meminimalisir gangguan terhadap program kerja instansi lain.

“Selain itu, program ini diharapkan tidak mengganggu kegiatan Dinas PUPR, Dinas Perkim, maupun Dinas Kominfo,” pungkasnya.