Pemkab Tabalong

Pembelajaran Tatap Muka di Tabalong Dimulai Besok, Berikut Daftar Sekolahnya

apahabar.com, TANJUNG – Sesuai rencana semula, pembelajaran tatap muka di Kabupaten Tabalong dimulai, Senin (4/1). Kepastian…

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabalong H Mahdi Noor. Foto: apahabar.com/Amin

apahabar.com, TANJUNG – Sesuai rencana semula, pembelajaran tatap muka di Kabupaten Tabalong dimulai, Senin (4/1).

Kepastian ini diperoleh setelah Satgas Covid-19 Tabalong melakukan verifikasi, lalu diteruskan Dinas Pendidikan Tabalong menjadi rekomendasi kepada semua sekolah.

Namun demikian, belum semua sekolah mendapatkan rekomendasi pembelajaran tatap muka.

“Dari 33 SMP yang mengajukan izin pembelajaran tatap muka, baru 7 di antaranya memperoleh rekomendasi,” papar Kepala Disdik Tabalong, H Mahdi Noor, Minggu (3/1).

7 SMP yang mendapat rekomendasi adalah SMPN 1 Tanjung, SMPN 3 Tanjung, SMPN 6 Tanjung, SMPN 1 Tanta, SMPN 3 Murung Pudak, SMPN 3 Haruai dan SMPN 6 Muara Uya.

“Kami juga baru merekomendasikan 32 SD dari total 153 SD yang mengajukan izin pembelajaran tatap muka,” beber Mahdi.

32 SD yang sudah dizinkan adalah SDN Murung Karangan Muara Harus, SDN 1 Hapalah, Bangkiling, Batang Banyu, Pasar Arba, Pematang dan Telaga Raya di Kecamatan Banua Lawas.

Kemudian SDN Puain Kanan, Dahur, Tanta, Laburan dan Haus di Kecamatan Tanta. Selanjutnya SDN 2 Muang, 1 Nalui di Kecamatan Jaro dan SDN 2 Pembataan di Kecamatan Murung Pudak.

Disusul SDN 2.3 Hayup, Kembang Kuning di Kecamatan Haruai, serta SDN Panaan di Kecamatan Bintang Ara.

Selanjutnya SDN 2 Tanjung, 5.8 Tanjung, 2 dan 3 Hikun, 1 dan 2 Wayau, Kambitin, Mahe Seberang, Wikau, SDN 2 Jangkung, Puain Kiwa, 1 Pamarangan Kiwa, Banyu Tajun dan SDN Dukuh di Kecamatan Tanjung.

“Sedangkan sisanya masih menunggu rekomendasi Satgas Covid-19 Tabalong yang membahas persiapan masuk sekolah semester genap, serta pendirian posko hingga kelurahan dan desa,” jelas Mahdi.

Pembahasan itu juga disebabkan pemberitaan salah satu media nasional yang menyatakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membatalkan sekolah tatap muka.

“Sampai sekarang kami belum menerima pemberitahuan pembatalan. Makanya Tabalong tetap memberlakukan sekolah tatap muka sesuai rencana,” tegas Mahdi.

“Kalau kemudian Kemendikbud benar-benar membatalkan sekolah tatap muka, secepatnya semua sekolah diberi tahu agar mengikuti instruksi,” tandasnya.