Pemantauan Hilal 1 Ramadan di Kalsel, Tunggu Keputusan Menteri Agama RI

Tim hisab rukyat Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kalsel menunggu keputusan Menteri Agama RI untuk memutuskan 1 Ramadan 1446 Hijriah.

Tim hisab rukyat Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kalsel menunggu keputusan Menteri Agama RI untuk memutuskan 1 Ramadan 1446 Hijriah. Bahaudin Qusairi

bakabar.com, BANJARMASIN - Tim hisab rukyat Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kalsel menunggu keputusan Menteri Agama RI untuk memutuskan 1 Ramadan 1446 Hijriah.

Hal ini sesuai pemantauan hilal di Rooftop Zuri Express Hotel, Kota Banjarmasin, pada Selasa (28/2/2025).

Dengan tinggi hilal hanya 3° 09' dan elongasi 5,72°, posisi bulan belum memenuhi standar yang ditetapkan oleh Kriteria Imkanur Rukyat MABIMS, yang mensyaratkan tinggi minimal 3° dan elongasi 6,4°.

Dalam laporan Kemenag Kalsel, menyebutkan bahwa ijtimak terjadi pada pukul 08.45 Wita, sementara matahari terbenam pukul 18.40 Wita.

Adapun bulan terbenam lebih lambat, yakni pukul 18.58 Wita, dengan umur bulan mencapai 9 jam 53 menit.

Kondisi ini menunjukkan bahwa kemungkinan besar hilal sulit untuk dirukyat, sehingga penetapan awal Ramadan 1446 Hijriah masih menunggu keputusan resmi dari Sidang Isbat yang digelar oleh pemerintah pusat.

Jika hilal tidak terlihat di banyak wilayah Indonesia, awal Ramadan berpotensi jatuh sehari setelahnya mengikuti kalender hisab.

Kementerian Agama mengimbau masyarakat untuk menunggu pengumuman resmi dan tetap bersatu dalam menjalankan ibadah Ramadan.

“Kita imbau masyarakat untuk sama-sama menunggu hasil isbat dari pemerintah pusat nanti malam untuk menentukan awal Ramadan,” ujar Kepala Kanwil Kemenag Kalsel, M Tambrin.

Plh Sekdaprov Kalsel, M Syarifuddin mengatakan masyarakat Kalsel untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama bulan Ramadan tahun ini. Masyarakat sebaiknya mengisi dengan sejumlah kegiatan keagamaan

"Kalau bisa jangan bermain petasan, karena itu juga menganggu kekhusyuan. Isi dengan kegiatan keagamaan, apakah itu tadarus dan syiar agama kita tingkatkan lagi," pungkasnya.