Operasi SAR Ditutup, Santri Tenggelam di Berangas Barat Batola Ditemukan Meninggal

Beberapa jam melakukan pencarian, SAR gabungan berhasil menemukan Muhammad Yusuf yang tenggelam di Sungai Ray 17, Kelurahan Berangas Barat, Kecamatan Alalak, Ba

Proses pencarian seorang remaja yang tenggelam di Sungai Ray 17, Kelurahan Berangas Barat, Kecamatan Alalak, Kamis (22/1). Foto: Istimewa

bakabar.com, MARABAHAN - Beberapa jam melakukan pencarian, SAR gabungan berhasil menemukan Muhammad Yusuf yang tenggelam di Sungai Ray 17, Kelurahan Berangas Barat, Kecamatan Alalak, Barito Kuala (Batola).

Remaja berusia 13 tahun itu ditemukan sekitar pukul 22.10 Wita, Kamis (22/1) dalam kondisi meninggal dunia. Adapun posisi jenazah ditemukan sekitr 50 meter dari titik awal.

Jenazah santri Pondok Pesantren Mahad Darul Ma'arif tersebut selanjutnya dievakuasi ke rumah duka di Kelurahan Angsau, Pelaihari, Tanah Laut.

“Terima kasih atas sinergisitas seluruh unsur yang terlibat, sehingga korban dapat segera ditemukan. Dengan demikian, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup,” papar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Banjarmasin I Putu Sudayana,

Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban terlihat berenang di sungai bersama beberapa teman sebaya sekitar pukul 18.00 Wita.

Korban yang sebenarnya tidak terlalu pandai berenang, sempat terlihat kesulitan. Lantas salah seorang rekan korban sempat berupaya menarik ke permukaan. Namun tidak lama kemudian, korban tenggelam dan tidak terlihat lagi.