MTQN XXXVII Kalsel Resmi Bergulir, Ratusan Peserta Mulai Adu Kemampuan

MTQN XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan 2026 di Marabahan, Barito Kuala (Batola) mulai memasuki arena persaingan.

Penampilan salah seorang peserta MHQ gol 1 juz dan tilawah MTQN XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan 2026 yang dilangsungkan di Aula DPRD Batola. Foto: Kajian Akhirat211

bakabar.com, MARABAHAN - MTQN XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan 2026 di Marabahan, Barito Kuala (Batola) mulai memasuki arena persaingan.

Setelah resmi dibuka, sejumlah cabang perlombaan langsung dipertandingkan dengan melibatkan peserta terbaik dari 13 kabupaten dan kota, Minggu (21/6).

Dari arena tilawah, hafalan Al-Qur’an, fahmil Qur’an, syarhil Qur’an hingga hafalan hadis, para peserta mulai menunjukkan kemampuan terbaik mereka untuk merebut tiket menuju babak final.

Salah satu cabang yang menjadi perhatian di hari pertama perlombaan adalah Musabaqah Fahmil Qur’an (MFQ) kategori putri di Aula Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP).

Sebanyak 13 regu yang mewakili seluruh kabupaten dan kota ambil bagian. Mereka masing-masing regu terdiri atas tiga peserta yang diuji kemampuan memahami, menguasai, dan menjawab berbagai pertanyaan seputar Al-Qur’an.

Untuk memperlancar pelaksanaan perlombaan, panitia membagi babak penyisihan ke dalam tiga sesi dengan format 4-4-5 regu.

Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) sekaligus Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Batola, H Zulkipli Yadi Noor, turut meninjau perlombaan dan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib serta sesuai jadwal.

Adapun di Masjid Nurul Anwar Marabahan, cabang qira’at Al-Qur’an juga mulai dipertandingkan. Sebanyak 26 peserta tampil dalam golongan murottal remaja dan 13 peserta mengikuti golongan mujawwad remaja.

Sementara di Masjid Al Istiqamah Marabahan, suasana tak kalah semarak terlihat dari cabang seni baca Al-Qur’an golongan anak-anak yang diikuti 12 peserta, serta golongan tartil Al-Qur’an dengan 13 peserta.

Kemudian di panggung utama Lapangan 5 Desember Marabahan, para qari dan qariah terbaik tampil dalam penyisihan cabang seni baca Al-Qur’an golongan tilawah remaja.

Cabang tersebut menjadi salah satu yang paling menyita perhatian masyarakat, karena menampilkan kemampuan membaca Al-Qur’an dengan suara merdu, penguasaan tajwid dan penghayatan.

Sedangkan Aula UPT Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Marabahan menjadi arena para hafiz dan hafizah di cabang hafalan Al-Qur’an golongan 10 juz dan 20 juz.

Peserta diuji ketepatan hafalan, kelancaran bacaan, dan kemampuan mempertahankan konsentrasi selama musabaqah berlangsung.

Berikutnya cabang hafalan Al-Qur’an golongan 1 juz dan tilawah berlangsung di Aula DPRD. Para peserta tidak hanya dituntut memiliki hafalan yang kuat, tetapi juga kemampuan membaca Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid dan seni tilawah.

Sedangkan di Aula Dinas Pendidikan, peserta Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ) putra dan putri tampil menyampaikan syarahan yang memadukan pembacaan ayat, terjemahan, dan penjelasan kandungan Al-Qur’an.

Selain cabang-cabang tersebut, perlombaan Musabaqah Hifzhil Hadis (MHH) juga mulai digelar di Aula SMKN 1 Marabahan. Khusus hari pertama mempertandingkan golongan 100 hadis putra dan putri yang diikuti peserta dari seluruh kabupaten kota.

Hanya 6 peserta terbaik dari masing-masing golongan akan melaju ke babak final yang dijadwalkan berlangsung, Rabu (24/6) mendatang.