MTQN Kalsel 2026 Resmi Digelar Marabahan, Batola Siap Ulangi Kejayaan 2010

Pusat pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan 2026 di Barito Kuala (Batola) sudah ditentukan.

Ketua LPTQ Kalimantan Selatan, H Fahrurazi, menyerahkan SK Gubernur terkait penetapan lokasi pelaksanaan MTQN XXXVII Tingkat Provinsi Kalsel 2026 kepada Ketua LPTQ Batola, H Zulkipli Yadi Noor, Rabu (8/4). Foto: Diskominfo Batola

bakabar.com, MARABAHAN - Pusat pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan 2026 di Barito Kuala (Batola) sudah ditentukan.

Setelah sempat diisukan akan dipusatkan di Taman Jembatan Barito, Kecamatan Alalak, seluruh kegiatan MTQN XXXVII Tingkat Provinsi Kalsel 2026 akan digelar di Kecamatan Marabahan.

Kepastian lokasi diketahui dalam rapat koordinasi Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kalimantan Selatan bersama LPTQ Batola di Aula Mufakat, Rabu (8/4).

Dalam rakor tersebut, Ketua Umum LPTQ Batola H Zulkipli Yadi Noor menerima Surat Keputusan (SK) dari Gubernur Kalsel, terkait penetapan lokasi pelaksanaan yang diserahkan H Fahrurazi selaku Ketua LPTQ Kalsel.

Selanjutnya Zulkipli juga menyerahkan surat usulan jadwal pelaksanaan MTQN XXXVII Tingkat Provinsi Kalsel 2026 yang direncanakan berlangsung 16 hingga 26 Juni.

"Telah diserahkan SK sebagai bentuk legitimasi penetapan Batola, khususnya Marabahan, sebagai tuan rumah MTQN XXXVII Tingkat Provinsi Kalsel 2026," ungkap Fahrurazi

"Penetapan lokasi didasari berbagai pertimbangan. Salah satunya untuk mendukung syiar dengan memilih lokasi yang dekat dengan permukiman, sehingga diharapkan partisipasi masyarakat dapat lebih maksimal," sambungnya.

Sebelum dipercaya menjadi tuan rumah edisi XXXVII/2026, Batola pernah sukses menyelenggarakan MTQN Tingkat Provinsi Kalsel XXV/2010 yang dipusatkan di Marabahan.

Tidak hanya sukses menjadi tuan rumah, Batola bahkan juga menyabet predikat juara umum MTQN Tingkat Provinsi Kalsel XXV/2010.

Mengoleksi total nilai 71, Batola mengungguli Banjar di urutan kedua dengan nilai 49, dan Tanah Bumbu di peringkat ketiga yang mengumpulkan nilai 37.

"Meskipun di tengah keterbatasan anggaran dan dinamika global, pelaksanaan MTQN Tingkat Provinsi Kalsel tetap menjadi prioritas Pemkab Batola sebagai bagian dari syiar Islam," papar Zulkipli.

"Cita-cita kami adalah sukses sebagai tuan rumah dan sukses dalam prestasi, sehingga memberikan kesan positif untuk seluruh kafilah dari kabupaten/kota,” tutupnya.