bakabar.com, BANJARMASIN – Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menggandeng delapan perguruan tinggi di Kalsel untuk memperkuat edukasi migrasi aman dan mencegah praktik pemberangkatan pekerja migran secara nonprosedural.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kementerian P2MI dan delapan perguruan tinggi swasta di Aula Rektorat Universitas Islam Kalimantan (Uniska) MAB, Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala.
Dalam kunjungan kerjanya ke Uniska MAB, Mukhtarudin juga memberikan kuliah umum kepada mahasiswa dan civitas akademika.
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam membangun pemahaman masyarakat terkait peluang kerja luar negeri yang legal, aman, dan sesuai prosedur.
“Perlindungan pekerja migran harus dimulai sejak sebelum penempatan. Karena itu kami membangun sinergi dengan perguruan tinggi untuk memperkuat edukasi dan peningkatan kapasitas calon pekerja migran,” ujarnya.
Mukhtarudin menilai, masih banyak masyarakat yang terpapar informasi lowongan kerja luar negeri yang tidak jelas. Kondisi tersebut kerap dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang menawarkan pemberangkatan pekerja migran secara nonprosedural.
“Kita ingin masyarakat terhindar dari penipuan pekerjaan ilegal ataupun informasi yang tidak benar. Ini juga bagian dari upaya mencegah pemberangkatan pekerja migran nonprosesural,” katanya.
Sementara itu, Rektor Uniska MAB Prof Mohammad Zainul menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menilai kolaborasi dengan Kementerian P2MI akan memberikan manfaat besar bagi mahasiswa, khususnya dalam memahami kebutuhan pasar kerja global.
“Sebagai perguruan tinggi, kami memiliki tanggung jawab membangun kualitas sumber daya manusia. Kerja sama ini akan membantu mahasiswa memahami peluang kerja global sekaligus perlindungan yang mereka dapatkan sebagai pekerja migran,” ujarnya.
Usai kegiatan, Menteri P2MI meninjau Migrant Center yang berada di lingkungan kampus Uniska MAB. Fasilitas tersebut diharapkan menjadi pusat informasi dan pendampingan bagi masyarakat maupun mahasiswa yang ingin memperoleh informasi mengenai peluang kerja luar negeri secara aman dan legal.