Menjelang Iduladha 1447 Hijriah Ketersediaan Hewan Kurban di Kalsel Dipastikan Aman

Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kalsel memastikan ketersediaan hewan kurban untuk Iduladha 2026 dalam kondisi aman dan surplus.

Kabid Peternakan Disbunnak Kalsel, Edi Santosa. Foto: bakabar.com/Hasan

bakabar.com, BANJARBARU - Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kalimantan Selatan memastikan ketersediaan hewan kurban untuk Iduladha 2026 dalam kondisi aman dan surplus.

Berdasarkan data Disbunnak Kalsel, seluruh jenis ternak kurban yang tersedia mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di 13 kabupaten/kota.

Kabid Peteranakan Disbunnak Kalsel, Edi Santosa, menjelaslan stok sapi mencapai 17.047 ekor dengan proyeksi kebutuhan 13.579 ekor atau surplus 3.468 ekor. Sementara kambing tersedia 6.000 ekor dengan kebutuhan 2.432 ekor atau surplus 3.568 ekor.

Adapun ketersediaan domba sebanyak 357 ekor dengan kebutuhan 82 ekor atau surplus 275 ekor. Sedangkan kerbau tersedia 563 ekor dan kebutuhan diproyeksikan 369 ekor, sehingga masih surplus 194 ekor.

"Selain memastikan kecukupan stok, kami juga memperketat pengawasan lalu lintas hewan kurban keluar daerah," papar Edi.

"Kami menetapkan sejumlah persyaratan teknis guna menjamin kesehatan ternak dan mencegah penyebaran penyakit hewan menular," imbuhnya.

Adapun syarat yang harus dipenuhi meliputi surat rekomendasi pemasukan dari provinsi tujuan, surat rekomendasi pengeluaran dari Kalsel serta pemenuhan persyaratan kesehatan hewan sesuai ketentuan daerah tujuan.

Ternak yang akan dilalulintaskan juga wajib dipastikan sehat minimal 14 hari sebelum pengiriman dan bebas dari penyakit seperti PMK, LSD, maupun antraks.

"Ketentuan tersebut dibuktikan melalui sertifikat veteriner dari otoritas terkait di Kalsel," jelasnya.

"Kami mengimbau masyarakat agar memilih hewan kurban yang sehat dan memastikan kelengkapan dokumen untuk mendukung kelancaran distribusi ternak selama momentum Iduladha 2026," pesan Edi.