Religi

Menelusi Riwayat Asiah Binti Muzahim, Istri Firáun yang Salehah

apahabar.com, JAKARTA – Meski memiliki suami Firáun, wanita yang satu ini dapat menjaga dirinya. Dari tangannyalah,…

ilustrasiSumber: istimewa

apahabar.com, JAKARTA - Meski memiliki suami Firáun, wanita yang satu ini dapat menjaga dirinya. Dari tangannyalah, seorang Nabi (Musa AS) kemudian dibesarkan.

Imam Zamaksyari dalam kitabnya berjudul Al-Kasyaf menyebut Asiah binti Muzahim merupakan istri Mush'ab Al-Rayyan atau biasa dikenal dengan sebutan Firaun. Menurut sebagian riwayat, Firáun merupakan sepupu Asiah binti Muzahim.

Terlepas dari hal itu, perlu diakui Asiah binti Muzahim merupakan seorang wanita pilihan yang suci. Disebutkan juga nyatanya Asiah merupakan putri keturunan para nabi sekaligus seseorang yang memegang teguh tali tauhid.

Asiah merupakan pribadi yang gemar berderma, mencintai orang-orang miskin, dan berpihak kepada orang-orang yang lemah. Dirinya bahkan kerap menghabiskan waktu untuk mengingat Allah dan menyucikan-Nya.

Asiah secara diam menyembunyikan keimanannya terhadap ajaran tauhid dari Firaun. Sebab, Firaun merupakan penguasa tiran yang kufur kepada Allah lagi kejam. Maka tak heran ketika ia menemukan keranjang Nabi Musa (AS) ketika bayi, hatinya terenyuh dan mengambilnya sebagai anak asuh. Dia kemudian sangat mempercayai ajaran yang dibawa anak asuhnya tersebut ketika dingakat sebagai Nabi dan Rasul.

Editor: Muhammad Bulkini