Lion Air Buka Jalur Banjarmasin-Kuala Lumpur, Kalsel Bidik Lonjakan Investasi dan Wisatawan

Kalimantan Selatan memiliki pintu baru menuju pasar internasional, seiring penambahan operasional penerbangan langsung Banjarmasin-Kuala Lumpur.

Rute baru maskapai Lion Air. Foto: Antara

bakabar.com, BANJARBARU - Kalimantan Selatan memiliki pintu baru menuju pasar internasional, seiring penambahan operasional penerbangan langsung Banjarmasin-Kuala Lumpur.

Maskapai Lion Air resmi mengoperasikan penerbangan internasional perdana dari Bandara Internasional Syamsudin Noor menuju Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (29/6/2026).

Kehadiran rute baru itu menjadi tambahan akses internasional yang diharapkan mampu memperkuat konektivitas Kalsel dengan berbagai negara melalui Malaysia sebagai salah satu hub penerbangan di Asia Tenggara.

General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana, menjelaskan pembukaan rute tersebut memberikan alternatif perjalanan yang lebih mudah bagi masyarakat Kalsel menuju mancanegara.

"Ini akan mempermudah dan memberikan pilihan bagi warga Kalsel untuk bepergian ke mancanegara. Tentu ada peluang pertumbuhan ekonomi yang bisa berkembang dari adanya konektivitas ini," papar Stephanus.

Respons masyarakat terhadap rute baru tersebut cukup menggembirakan. Untuk penerbangan perdana, tingkat keterisian kursi mencapai sekitar 70 persen.

Sebanyak 168 penumpang tercatat menggunakan layanan tersebut, dengan mayoritas merupakan jemaah umrah yang memanfaatkan Kuala Lumpur sebagai kota transit menuju Arab Saudi.

Tingginya minat penumpang dinilai menjadi sinyal positif bahwa kebutuhan perjalanan internasional dari Kalimantan Selatan masih cukup besar. Selain untuk ibadah, rute ini juga diharapkan mendukung aktivitas bisnis, pendidikan, hingga wisata.

Pemprov Kalimantan Selatan turut menyambut baik penerbangan langsung menuju Malaysia tersebut. Staf Ahli Gubernur Kalsel, Adi Santoso, menilai konektivitas internasional akan memberikan efek berganda terhadap perekonomian daerah.

"Kemudahan akses transportasi menjadi salah satu faktor penting dalam menarik minat investor serta meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kalimantan Selatan," papar Adi.

"Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan penerbangan internasional ini sehingga tingkat okupansi terus meningkat," pungkasnya.