bakabar.com, SAMPIT - Pejabat baru Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kotawaringin Timur (Kotim), Cok Orda Putra Legawa, menegaskan komitmennya untuk memperkuat komunikasi publik pemerintah daerah agar lebih cepat, terbuka, dan mudah dipahami masyarakat.
Hal itu disampaikan Cok Orda setelah resmi mengemban amanah sebagai Kepala Diskominfo Kotim. Ia menyebutkan, Diskominfo memiliki peran strategis dalam mendukung visi dan misi Bupati Kotim, khususnya dalam pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.
“Langkah awal yang akan kami lakukan adalah memperbaiki sistem penyampaian informasi agar lebih baik dan cepat, terutama terkait pelaksanaan visi dan program Bupati. Kominfo memiliki tanggung jawab besar, tidak hanya di bidang komunikasi, tetapi juga infrastruktur, statistik, dan persandian,” ujarnya. Senin (2/2/2026).
Menurut Cok Orda, komunikasi publik yang efektif menjadi kunci agar kebijakan pemerintah dapat dipahami dengan baik oleh masyarakat. Ia menekankan pentingnya menciptakan suasana komunikasi yang sejuk, edukatif, dan komunikatif.
Dalam mewujudkan hal tersebut, Cok Orda juga mengharapkan dukungan penuh dari insan pers. Menurutnya, media merupakan mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat.
“Dukungan rekan-rekan media sangat kami harapkan, agar informasi yang disampaikan bisa utuh, adem, dan komunikatif. Ini menjadi langkah utama yang akan kami kejar dalam waktu dekat,” katanya.
Ia menambahkan, visi pembangunan daerah yang diusung Bupati Kotim, yakni sejahtera, bermartabat, maju, dan berkelanjutan, didukung oleh 14 program prioritas yang akan menjadi arah kebijakan pembangunan selama lima tahun ke depan.
“Kominfo akan melanjutkan estafet yang sudah berjalan, sekaligus memperbaiki komunikasi publik pemerintah. Ke depan, masyarakat tidak hanya menerima informasi kegiatan rutin, tetapi juga dapat memberikan umpan balik terhadap kebijakan dan program pemerintah,” jelasnya.
Cok Orda menegaskan, pembenahan komunikasi publik akan dilakukan secara bertahap, seiring dengan upaya meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah kabupaten.
“Ini tantangan sekaligus peluang bagi kami di Diskominfo untuk berkembang menjadi lebih baik,” pungkasnya.