Kenang Kebijakan Anies Soal Prostitusi, Hidayat Nur Wahid: Cukup Tak Perpanjang Izin, Alexis Tutup!

Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid cerita bagaimana Anies menutup kegiatan hotel dengan sederhana.

Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid saat menghadiri Istighosah di Balai Kota DKI Jakarta bersama para jawara Betawi, Kamis (14/10). (Foto: apahabar.com/Gabid Hanafie)

apahabar.com, JAKARTA – Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid mengungkapkan bagaimana pemimpin yang dimenangkan oleh rakyat bisa menghadirkan penyelesaian masalah. 

Ia mencontohkan bagaimana Gubernur Anies Baswedan memutuskan untuk menutup Hotel Alexis. Rencana penutupan tersebut sempat menjadi perbincangan publik karena adanya tindakan asusila atau prostitusi.

“Betapa banyak doa disampaikan khotbah disampaikan dan demo untuk menutup alexis tapi gak tutup,” ujarnya dalam Istighosah Jawara Se-Jabodetabek di Balaikota DKI Jakarta, Kamis malam (13/10).

Baca Juga: Jawara Betawi Doakan Anies Baswedan Menang Pilpres 2024

Hotel Alexis akhirnya ditutup oleh Anies Baswedan hanya dengan tidak menandatangani perpanjangan izinnya pada tahun 2017.

“Cukup beliau tidak perlu memperpanjang lagi izin alexis maka alexis tutup,” kenang Hidayat.

Penutupan hotel tersebut, kata Politisi PKS ini bisa dilakukan dengan sederhana. Salah satu dilakukan tanpa adanya aksi demo besar, yang sering dilakukan tapi tidak membuahkan hasil. 

Keberhasilan tersebut sebagai tanda, bahwa Anies mampu menunjukan bentuk kepemimpinan yang baik untuk masyarakat.

“Kita harus lanjutkan kebaikan ini karena cita cita kita sebagai bangsa dan warga negara yang merdeka masih belum terselesaikan,” ungkapnya.

Melalui acara istighosah bersama, mantan Presiden PKS tersebut menyampaikan harapannya agar kepemimpinan yang baik itu, bisa terus dilanjutkan.

“Masih harus kita jaga dan kita selesaikan itulah,” tutupnya.

Baca Juga: Di Hadapan Para Jawara Betawi, Anies Pamer Tuntaskan Persoalan Masyarakat Miskin Kota

Diketahui bahwa saat ini, Anies Baswedan ikut serta dalam kontestasi pemilihan presiden dari partai Nasdem.

Sampai dengan saat ini, sosok yang akan menjadi Cawapres yang akan menemani Anies Baswedan belum ditentukan.

Terkait dengan hal itu, Anies Baswedan juga akan selesai dari jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta pada 16 Oktober.

DKI Jakarta nantinya akan dipimpin oleh Penjabat (Pj) Gubernur Heru Budi Hartono, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres). Heru nantinya akan dilantik pada 17 Oktober dan dilantik oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian.