Kecombrang Loksado Didorong Jadi Produk Unggulan, Ketua TP PKK HSS Bidik Pasar Nasional

Potensi tanaman kecombrang di Kecamatan Loksado, Kabupaten HSS didorong menjadi produk unggulan.

Ketua TP PKK HSS Mustaidah beserta jajaran berdiri dibelakang tanaman kecombrang di Loksado. Foto-Kominfo HSS

bakabar.com, KANDANGAN – Potensi tanaman kecombrang di Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) didorong menjadi produk unggulan yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi kreatif daerah.

Dorongan tersebut disampaikan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten HSS, Mustaidah Syafrudin Noor saat memimpin pembinaan kader Kelompok Kerja (Pokja) 2 Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) di Kecamatan Loksado, Kamis (7/5/2026).

Menurut Mustaidah, tanaman kecombrang yang tumbuh subur di kawasan Pegunungan Meratus memiliki potensi ekonomi yang besar apabila dikelola secara kreatif dan inovatif. Selain dikenal sebagai bahan pelengkap masakan, kecombrang juga dapat diolah menjadi berbagai produk bernilai jual tinggi.

“Tanaman kecombrang di Loksado ini sangat potensial. Bunganya memiliki aroma khas yang banyak digunakan untuk kuliner, sementara buahnya segar dan dapat diolah menjadi berbagai produk. Jika dikemas dengan baik, sambal kecombrang maupun minuman berbahan kecombrang berpeluang bersaing di pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Pembinaan tersebut menjadi bagian dari persiapan kader UP2K dalam menghadapi lomba pada jenjang berikutnya. Namun lebih dari itu, kegiatan ini juga diarahkan untuk menggali dan mengembangkan potensi lokal yang dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Mustaidah juga menyoroti peluang pengembangan agrowisata berbasis kecombrang. Keindahan bunga kecombrang yang tumbuh alami di kawasan Loksado dinilai dapat menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan yang berkunjung ke wilayah tersebut.

Dengan latar Pegunungan Meratus, hutan tropis, dan aliran sungai yang masih alami, keberadaan hamparan tanaman kecombrang berpotensi memperkaya destinasi wisata berbasis alam dan edukasi di Loksado.

Kegiatan pembinaan ditutup dengan diskusi mengenai strategi pengolahan dan pengemasan produk agar memiliki nilai tambah dan daya saing yang lebih tinggi.

Melalui standardisasi produk yang baik, kecombrang diharapkan tidak lagi dipandang sebagai tanaman liar semata, melainkan berkembang menjadi ikon kuliner dan oleh-oleh khas unggulan Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Upaya tersebut sejalan dengan komitmen TP PKK HSS dalam mendorong pemberdayaan ekonomi keluarga melalui pemanfaatan potensi lokal yang berkelanjutan dan bernilai ekonomi tinggi.