Bayi Tertukar

Kasus Bayi Tertukar di Bogor, Polisi Bentuk Tim Gabungan

Kasus bayi tertukar di Bogor masih terus bergulir. Terbaru, pihak kepolisian membentuk tim gabungan untuk mengusut kasus tersebut.

Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro (Foto: apahabar.com/Muhammad Hendra).

apahabar.com, BOGOR - Kasus bayi tertukar di Bogor masih terus bergulir. Terbaru, pihak kepolisian membentuk tim gabungan untuk mengusut kasus tersebut. 

Tim gabungan ini terdiri dari Reskrim, Intelijen, dan patroli siber. Ada juga tim trauma healing dari Polres Bogor untuk memberikan pemulihaan trauma kepada para pihak yang terlibat.

"Kami bahu-membahu agar kebenaran ini bisa tercapai dan masing-masing pihak bisa mendapatkan kejelasan tentang anak kandung masing-masing," kata Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro kepada wartawan, Senin (14/8).

Baca Juga: Bayi Tertukar Setahun di RS Bogor, Polisi Selidiki

Selain itu, pihaknya juga menyurati pihak rumah sakit. Hal itu bertujuan agar pihak rumah sakit bisa memberikan klarifikasi terkait peristiwa yang terjadi.

Dia juga mengatakan pihaknya akan ke rumah sakit untuk melanjutkan penyelidikan. Tujuannya mencari bukti-bukti lain sebagai data pmbanding agar kasus bisa semakin terang.

Baca Juga: Plt Bupati Bogor Minta Dinkes Bantu Tangani Bayi Tertukar

"Semoga bisa ketahuan bayi yang tertukar itu ada dimana. Ini sifatnya sosial, kami ingin mengedepankan hati nurani seorang ibu," imbuh Rio.

Sebagai informasi, kasus bayi tertukar dialami Siti Mauliah (37), warga Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor. Bayi yang dilahirkannya tertukar dengan bayi pasangan lain di rumah sakit yang sama. Bayi itu tertukar setahun lalu dan kasus ini baru diselidiki pihak kepolisian.