bakabar.com, BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) berkomitmen mengintegrasikan seluruh kabupaten/kota dalam satu ekosistem digital terpadu. Langkah ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik yang lebih cepat, efisien, dan berkelanjutan.
Komitmen tersebut disampaikan Kepala Diskominfo Kalsel Muhamad Muslim dalam Forum Perangkat Daerah Diskominfo Tahun 2026 yang digelar di Aula Diskominfo Kalsel, Banjarbaru, Senin (30/3/2026).
“Muara dari semua ini adalah agar pelayanan publik kita semakin baik. Kami ingin memastikan pembangunan digitalisasi di Kalimantan Selatan tetap berada di jalurnya, sehingga seluruh pelayanan publik dapat terkawal dengan sistem yang mumpuni,” ujarnya.
Forum tersebut juga menghadirkan sejumlah narasumber, termasuk tenaga ahli gubernur, untuk memberikan arahan strategis terkait percepatan transformasi digital di daerah.
Muhamad Muslim menjelaskan, pihaknya terus mendorong pemerataan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK), khususnya infrastruktur dasar seperti jaringan internet dan intranet yang menjadi fondasi utama digitalisasi.
Menurutnya, keberadaan infrastruktur tersebut sangat penting untuk mendukung berbagai sistem pemerintahan berbasis elektronik, termasuk pengoperasian command center yang mampu memantau kinerja pemerintahan dan pelayanan publik secara terpusat.
“Dengan sistem yang terintegrasi, pengawasan dan pengambilan keputusan bisa dilakukan lebih cepat dan tepat,” jelasnya.
Pemprov Kalsel menargetkan optimalisasi infrastruktur digital dapat tercapai sebelum berakhirnya masa jabatan gubernur dan wakil gubernur saat ini. Upaya ini diharapkan mampu menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif serta meminimalkan tumpang tindih kebijakan.
Selain penguatan infrastruktur, Diskominfo Kalsel juga mendorong integrasi layanan publik melalui pengembangan platform digital terpadu. Salah satunya melalui aplikasi layanan publik “Rakat” yang terus disempurnakan.
“Melalui satu aplikasi ini, berbagai layanan dapat diakses dalam satu platform, sehingga lebih sederhana dan memudahkan masyarakat,” katanya.
Capaian transformasi digital Kalimantan Selatan juga menunjukkan tren positif. Pada 2025, provinsi ini meraih apresiasi Bintang Lima dari Majalah It Works, meningkat dari predikat Bintang Empat pada tahun sebelumnya.
Dengan penguatan infrastruktur, integrasi sistem, serta inovasi layanan digital, Pemprov Kalsel optimistis transformasi digital dapat mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik sekaligus mempercepat pembangunan daerah. (*)