Jelang Lawan Irak, Indonesia Ditahan Tanzania di Training Match

Memiliki cukup banyak peluang, Timnas Indonesia harus puas bermain tanpa gol kontra Tanzania dalam training match di Stadion Madya, Jakarta, Minggu (2/6) sore.

Aksi Rafael Struick dalam training match Timnas Indonesia melawan Tanzania, Minggu (2/6). Foto: Antara

bakabar.com, JAKARTA - Memiliki cukup banyak peluang, Timnas Indonesia harus puas bermain tanpa gol kontra Tanzania dalam training match di Stadion Madya, Jakarta, Minggu (2/6) sore.

Indonesia mengawali babak pertama dengan komposisi terkuat. Starter ini diperkirakan akan menjadi starter dalam partai kualifikasi Piala Dunia 2026 kontra Irak.

Dalam formasi 3-4-3, pelatih Shin Tae-yong menurunkan Ernando Ari, Sandy Walsh, Jordi Amat, Rizky Ridho, Asnawi Mangkualam, Thom Haye, Ivar Jenner, Shayne Pattynama, Rafael Struick, Ragnar Oratmangoen dan Marselino Ferdinan.

Hasilnya selama 10 menit pertama, performa Indonesia cukup impresif. Namun Tanzania juga bukan lawan sembarangan.

Memasuki pertengahan babak pertama, pertandingan berlangsung terbuka. Indonesia memiliki peluang melalui Thom Haye dan Rafael Struijk, sementara Tanzania pun mendapat kans lewat Waziri Muhudi dan Morice Abraham.

Marselino Ferdinan memiliki peluang dengan sepakan dari luar kotak penalti di menit 35. Namun sepakan pemain KMSK Deinze ini masih bisa diamankan kiper Ally Salim Juma.

Tanzania sendiri bermain cukup tenang di bawah tekanan Indonesia. Negara tetangga Mesir ini mencoba mengatur ritme permainan di bawah rancangan Morice Abraham.

Ally Salim Juma sempat membuat kesalahan fatal di menit 45+2, setelah meninju bola di luar kotak penalti. Wasit memberi kartu kuning dan menghadiahkan tendangan bebas untuk Indonesia.

Selanjutnya sepakan bebas Thom Haye meluncur deras ke kiri bawah gawang, tetapi masih melebar dan mengakhiri babak pertama tanpa gol.

Selepas turun minum, Shin Tae-yong melakukan beberapa pergantian. Ricky Kambuaya, Pratama Arhan, Muhammad Ferarri, dan Adi Satryo dimainkan. Mereka menggantikan Ivar Jenner, Shayne Pattynama, Asnawi Mangkualam dan Ernando Ari.

Namun demikian, penguasaan bola Tanzania terlihat lebih banyak dibanding babak pertama. Mereka terlihat lebih solid di tengah, sehingga bisa mematahkan serangan Indonesia dan sekaligus melakukan build up.

Malah gawang Indonesia nyaris kebobolan di menit 50 dan 58 akibat serangan cepat Tanzania, seandainya Adi Satryo tidak melakukan penyelamatan gemilang.

Indonesia membalas dengan peluang menjanjikan di menit 71. Marselino Ferdinan mendapat umpan dari Rizky Ridho, lalu mengecoh lawan dan melepas umpan ke tengah kotak penalti.

Egy Maulana Vikri yang menggantikan Ragnar Oratmangoen di menit 66, berhasil melakukan tap in. Akan tetapi si kulit bundar masih membentur mistar.

10 menit tersisa, Shin juga memberikan debut kepada Malik Risaldi yang masuk bersama dengan Justin Hubner dan Yakob Sayuri. Mereka menggantikan Jordi Amat, Shayne Pattynama, dan Marselino Ferdinan.

Selanjutnya Indonesia kembali mendominasi permainan. Peluang terbaik di pengujung permainan diperoleh Justin Hubner.

Sepakan Hubner di kotak penalti sempat membentur Lameck Lawi dan mengecoh kiper pengganti Yona Amos Jofrey. Namun bola bergulir melebar tipis dari gawang.

Hingga pertandingan berakhir, skor imbang tanpa gol tidak berubah. Selanjutnya Timnas Indonesia akan menghadapi Irak di kualifikasi putaran kedua Piala Dunia 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis (6/6) sore.