Investasi Banjarbaru Melebihi Target, Melesat Hingga Rp1,029 Triliun

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Banjarbaru mencatat realisasi investasi sepanjang 2025 berhasil menembus angka Rp1,029 triliun.

Ribuan orang mengikuti fun wall dalam rangkaian perayaan Harjad Ke-26 Kota Banjarbaru. Start dari depan balai kota Foto : bakabar.com/Fida

bakabar.com, BANJARBARU – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Banjarbaru mencatat realisasi investasi sepanjang 2025 berhasil menembus angka Rp1,029 triliun.

Kepala DPMPTSP Banjarbaru, Bambang Supriyanto, mengungkapkan capaian tersebut menjadi pencapaian bersejarah. Untuk pertama kali nilai investasi yang masuk melampaui Rp1 triliun.

“Alhamdulillah, realisasi investasi Banjarbaru 2025 berhasil menembus lebih dari Rp1 triliun,” ungkap Bambang, Rabu (21/1).

Capaian tersebut jauh melampaui target yang ditetapkan Pemkot Banjarbaru sebesar Rp410 miliar, maupun Pemprov Kalimantan Selatan senilai Rp710 miliar.

Dibandingkan dengan target Pemkot Banjarbaru, realisasi investasi meningkat hingga 251,20 persen. Sementara terhadap target Pemprov Kalsel, persentase pencapaian sebesar 144,98 persen.

Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby, turut memberikan apresiasi kepada DPMPTSP Banjarbaru dan seluruh instansi terkait atas kinerja tersebut. Capaian investasi sebesar Rp1,029 triliun menjadi tonggak penting dalam perjalanan pembangunan daerah.

“Ini membuktikan bahwa tingkat kepercayaan investor terhadap iklim usaha di Banjarbaru semakin kuat,” bangga Lisa.

Lisa juga meminta agar dilakukan pemetaan secara rinci terhadap sektor-sektor penyumbang investasi seperti jasa, perdagangan, hingga infrastruktur pendukung Ibu Kota Negara (IKN). Data ini dinilai penting sebagai dasar penentuan arah dan fokus investasi sepanjang 2026.

"Diharapkan peningkatan investasi yang signifikan ini dapat memberikan dampak nyata kepada pelaku UMKM di sekitar lokasi usaha dan proyek investasi," beber Lisa.

Selanjutnya publikasi capaian investasi perlu terus digencarkan guna menarik minat investor yang lebih luas. Kemudian dinas terkait juga diingatkan untuk terus memperkuat pelayanan perizinan berbasis digital agar iklim investasi yang positif dapat terus terjaga dan meningkat sepanjang tahun berjalan.