Ingin Bertemu Lailatul Qadar? Yuk Simak Kandungan Surah Al-Qadr

Malam tersebut memiliki sejumlah kemuliaan.

duniaanakindonesia.com

bakabar.com, BANJARMASIN - Di dalam kitab suci Alquran disebutkan adanya suatu malam yang penuh berkah pada bulan Ramadan, yakni lailatul qadar. Dikatakan bahwa malam tersebut memiliki sejumlah kemuliaan. Penjelasan mengenai malam al-Qadr disebutkan dalam surah Al-Qadr.

Surah Al-Qadr berada di urutan ke-97 dalam susunan surah dalam Alquran. Surah ini menjelaskan tentang lailatul qadar yang terjadi pada bulan Ramadan, di mana kewajiban puasa ditetapkan pada tahun kedua Hijriah.

Ada perbedaan pendapat tentang masa turunnya surah yang terdiri dari lima ayat ini. Ada yang mengatakan bahwa surah ini tergolong Makkiyah atau turun sebelum Rasulullah s.a.w hijrah.

Mengutip Tafsir Al-Lubab Jilid 4 oleh M. Quraish Shihab, yang dilansir detikcom, ada juga yang berpandangan bahwa Surah Al-Qadr termasuk surah Madaniyah bila dilihat dari kandungan suratnya.

Artinya: Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Alquran) pada Lailatulqadar. Tahukah kamu apakah Lailatul qadar itu? Lailatul qadar itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan. Sejahteralah (malam) itu sampai terbit fajar.(Q.S. Al Qadr: 1-5)

Asbabun Nuzul Surah Al-Qadr

Disebutkan dalam buku 'Asbabun Nuzul: Sebab Turunnya Ayat Al-Qur'an' oleh Jalaludin As-Suyuti, peristiwa yang melatarbelakangi diwahyukannya Surah Al-Qadr yakni cerita Rasulullah mengenai seorang laki-laki dari Bani Israil yang melakukan jihad fi sabilillah.

Dikatakan bahwa ia selalu bangun malam untuk mendirikan salat hingga waktu Subuh. Kemudian pada pagi sampai sore harinya, ia senantiasa berjihad dalam melawan musuh Allah SWT. Dan ia terus melakukan hal tersebut selama seribu bulan.

Mendengar kisah itu dari Rasulullah, para muslim pun kagum. Lalu turunlah Surah Al-Qadr ayat 1-3, yang menerangkan bahwa lailatulqadar lebih baik daripada seribu bulan, seperti yang diamalkan oleh laki-laki Bani Israil tersebut dalam berjihad di jalan Allah.

Kandungan Surah Al-Qadr

Melansir buku ‘Bekal Menyambut Bulan Suci Ramadan’ oleh Dr. H. Kholilurrohman, ada sejumlah kandungan dan keistimewaan lailatulqadar dalam Surah Al-Qadr, yakni:

1. Diturunkannya Alquran

Sesuai pada surah Al-Qadr ayat 1 bahwa Allah SWT menurunkan permulaan kitab suci Alquran pada lailatulqadar. Wahyu pertama-Nya kepada Rasulullah s.a.w, yakni surah Al-Alaq ayat 1-5. Kala itu Rasulullah sedang menyendiri di Gua Hira pada malam 24 Ramadan.

Sebagaimana dalam hadits Rasulullah SAW, ia bersabda:

Artinya: "Suhuf Ibrahim diturunkan kepadanya pada malam pertama bulan Ramadan, dan Taurat diturunkan pada malam keenam bulan Ramadan, dan Injil diturunkan pada malam ketiga belas bulan Ramadan, dan Zabur diturunkan pada malam kedua puluh delapan bulan Ramadan, dan Alquran diturunkan pada malam kedua puluh empat bulan Ramadan." (H.R. Baihaqi)

2. Malam Seribu Bulan

Allah SWT mengingatkan bahwa ibadah yang dilakukan pada malam lailatulqadar senilai atau bahkan lebih baik daripada amalan yang dilakukan selama seribu bulan. Sesuai sabda Rasulullah s.a.w:

Artinya: "Tertambat semalam di jalan Allah adalah lebih baik daripada seribu malam ibadah dari perbuatan lainnya." (H.R. Ahmad)

Sebab, pada malam lailatulqadar seperti yang dijelaskan dalam surah Al Qadr, Allah SWT memerintahkan para malaikat turun ke bumi untuk menyebarkan berkah, salam dan rahmatNya kepada mereka yang berzikir, membaca Alquran, menuntut ilmu, maupun mengerjakan ibadah lainnya. Para malaikat juga ditugaskan untuk mengelola segala perkara yang diperintah Allah, seperti umur, sehat dan rezeki.