Pemprov Kalsel

Incar Investor Luar Negeri, Pemprov Kalsel Lirik Pengusaha Timur Tengah

apahabar.com, BANJARBARU – Dalam upaya meningkatkan ekonomi dan industri daerah, sejumlah upaya dilakukan Pemprov Kalimantan Selatan….

Ilustrasi kelapa sawit. Foto: CNN

apahabar.com, BANJARBARU – Dalam upaya meningkatkan ekonomi dan industri daerah, sejumlah upaya dilakukan Pemprov Kalimantan Selatan.

Di antaranya mengundang investor dari luar negeri, terutama dari Timur tengah untuk berinvestasi di Banua.

“Banyak putra Timur Tengah yang memiliki fiskal besar. Pertimbangan inilah yang membuat kami memilih Timur Tengah,” papar Kepala Dinas Perindustrian Kalsel, Mahyuni, Sabtu (17/4).

“Di sisi lain penurunkan produk minyak bumi di Timur Tengah bisa membuat pengusaha berpikir berinvestasi di Kalsel sebagai peluang bisnis baru,” imbuhnya.

Rencana tersebut juga berkaitan dengan kajian studi kelayakan investasi hilirisasi industri komoditas biji besi, sawit, karet dan batubara.

“Menggunakan hasil studi itu, kami memiliki data variabel investasi. Oleh karena masih pademi, sejumlah pengusaha berpikir dua kali untuk berinvestasi,” jelas Mahyuni.

Pandemi memang menjadi kendala utama investasi. Tidak cuma di Kalsel, situasi serupa hampir terjadi di seluruh dunia.

“Salah satu penyebab nilai investasi menurun adalah pandemi. Itu sudah terjadi sejak 2020 hingga sekarang,” sahut Nafarin, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kalsel.

Tercatat realisasi investasi sehak Januari hingga Desember 2020 cuma 60 persen, atau Rp7,76 triliun dari target sebesar Rp12 triliun.

“Selain tidak mencapai target, realisasi investasi sepanjang 2020 juga menurun. Sebelumnya dalam tahun anggaran 2019, realisasi mencapai Rp15,6 triliun,” tandasnya.