INABUYER B2B2G EXPO 2023

Inabuyer Expo 2023, Dorong UMKM Masuk ke Rantai Pasok Industri

Perhelatan Inabuyer B2B2G Expo 2023 bergulir sukses untuk kali pertama.

Pemilik 'Ikan Bada Kriuk' Rizal mengajukan kemitraan bersama Alfamart di Inabuyer 2023. Foto: apahabar.com/ Andi M

apahabar.com, JAKARTA - Perhelatan Inabuyer B2B2G Expo 2023 bergulir sukses untuk kali pertama. Acara itu digalakan sebagai salah satu sarana untuk mendorong para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) masuk ke rantai pasok industri.

Sejauh ini, UMKM yang masuk ke rantai pasok industri masih terbilang minim. Persentasenya baru mencapai 7 persen. Melalui Inabuyer 2023, dipertemukan sejumlah pihak, di antaranya supplier, buyer, dan juga off taker. Hal lainnya, mendorong masyarakat untuk membeli produk-produk dalam negeri dan produk UMKM.

Setidaknya, lebih dari 100 buyer yang berasal dari instansi, dan exhibitor atau pelaku usaha yang mejeng dalam pameran ini. Di Inabuyer B2B2G Expo, bukan hanya pelaku UMKM yang membuka stand, calon pembeli yang tertarik juga bisa mendirikan booth di event yang diinisiasi oleh KemenKopUKM itu.

Nantinya antara pelaku UMKM dan calon pembeli akan bertemu di Inabuyer untuk melakukan business matching termasuk menjaring kemitraan yang terbaik di antara keduanya.

Baca Juga: Matahari Ada di Inabuyer B2B2G Expo 2023, Ini Alasannya

"Manfaat yang didapatkan yakni mempertemukan para buyer dan supplier serta lembaga pemerintah secara langsung," kata Salah satu panitia penyelenggara Inabuyer 2023, Clarissia Agustina Tanjaya saat ditemui apahabar.com di lokasi, Gedung Smesco, Jakarta Selatan, Jumat (7/7).

Dia mengungkapkan, dalam gelaran acara itu, pihak exhibitor akan menjaga relasi baik dari buyer ataupun supllier guna membuat komunitas yang mampu mendongkrak UMKM Indonesia semakin maju.

"Konsep kita dari awal memang menghubungkan buyer, supplier dan lembaga pemerintah. Ini bagaimana cara kita untuk membuat sebuah ekosistem di mana para UKM juga bisa saling bertemu, mereka juga akan merasa terbantu karena kami juga menghadirkan buyer-buyer yang sudah siap untuk membeli produk mereka," ujarnya.

Clarissia berharap, dengan hadirnya Inabuyer 2023, gelaran itu akan mampu mendongkrak para pelaku UMKM agar terus berkembang masuk ke rantai pasok industri.

Baca Juga: Inabuyer B2B2G Expo, Kementerian BUMN: Untuk Memajukan UMKM Indonesia

"Kita akan terus tetap bertumbuh, juga akan mengumpulkan UMKM-UMKM dari seluruh Indonesia," jelas dia.

Salah satu pelaku UMKM yang turut ambil bagian dalam acara ini, Rizal Erbasindo selaku owner 'Ikan Bada Kriuk' mencoba peruntungan. Rizal siap bermintra dengan Alfamart.

Ia mengaku jika produknya sudah tembus ke beberapa perusahaan retail lainnya. Tak puas hanya di situ, Rizal ingin melebarkan sayap usahanya agar lebih dikenal, salah satunya melalui acara Inabuyer 2023 ini.

Baca Juga: Inabuyer Expo 2023, MenKopUKM: Akselerasi UMKM ke Rantai Pasok Industri

"Persyaratannya kita mengajukan penawaran, kemudian kita kirim sample. Kalau kita bagus yakinlah kita diundang (untuk bermitra)," ujarnya.

Perhelatan Inabuyer 2023 ini digelar pada 5-7 Juli 2023. Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki turut menyampaikan, sebanyak 23 BUMN dan 15 kementerian/lembaga dengan anggaran pengadaan terbesar akan memberikan informasi kebutuhan pengadaannya dan dipertemukan dengan UMKM yang memiliki produk yang berkualitas dan terstandardisasi.

Potensi belanja produk lokal dari BUMN dan kementerian/lembaga, disebutnya bisa mencapai Rp2.000 triliun yang berasal dari belanja pemerintah sebanyak Rp500 triliun, BUMN Rp500 triliun, Ibu Kota Nusantara atau IKN Rp400 triliun, swasta dan usaha besar Rp400 triliun serta dari pihak lainnya yang harus dioptimalkan oleh pelaku UMKM.