bakabar.com, BANJARBARU - Hanya dalam hitungan jam, pasar murah yang digelar di halaman Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banjarmasin, Jalan Ahmad Yani Kilometer 22, Kelurahan Landasan Ulin Utara, Banjarbaru, ludes diserbu warga, Kamis (12/2/26).
Hujan yang mengguyur Banjarbaru sejak pagi itu tak memupuskan antusiasme warga. Terlebih pasar murah bersubsidi ini digelar dengan tanpa syarat menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Alhasil stan-stan penjualan bahan pokok bersubsidi yang telah disiapkan panitia ludes diserbu dalam hitungan jam.
"Saya membbeli gula dengan harga murah dengan perbedaan sekitar Rp2.000 dibandingkan di pasar. Alhamdulillah kami terbantu dengan adanya potongan harga," ungkap Isnaini, salah seorang warga Landasan Ulin di pasar murah.
Kepala Kantor Imigrasi (Kakanim) Kelas I TPI Banjarmasin, Yoga Aria Prakoso Wardoyo, menjelaskan komoditas bersubsidi yang dijual di antaranya gula, minyak goreng, telur, beras SPHP, beras premium, dan ayam frozen.
"Stok yang disediakan meliputi 250 kilogram gula, 250 liter minyak goreng, 50 sak beras SPHP dan 60 sak beras premium," jelas Yoga.
Adapun kegiatan pasar murah merupakan inisiasi dan instruksi pimpinan, sekaligus sebagai bentuk kepedulian bersama untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok, khususnya menjelang Ramadan.
“Tujuan pasar murah ini adalah bentuk kepedulian bersama untuk memudahkan masyarakat dan meringankan dalam memenuhi bahan pokok,” beber Yoga.
Kegiatan pasar murah juga menjadi sarana bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk memasarkan produk unggulan mereka agar kedepan dapat semakin berkembang.
Adapun pasar murah tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemkot Banjarbaru, Bulog, Asosiasi Pasar Murah (APM) Banjarbaru, distributor, hingga UMKM Banjarbaru.
“Kami berharap bisa menggelar pasar murah yang lebih besar lagi dengan melibatkan lebih banyak UMKM dan dukungan subsidi besar dari Bulog dan Pemkot Banjarbaru,” ungkap Yoga.
Sementara Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Banjarbaru, Muriani, mengapresiasi atas pelaksanaan pasar murah yang diinisiasi oleh Kantor Imigrasi.
“Alhamdulillah dari Imigrasi bisa melaksanakan. Memang karena keterbatasan anggaran, kami tidak bisa melaksanakan sebanyak tahun lalu," tukasnya.
"Kami juga berharap instansi lain bisa melaksanakan kegiatan ini untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah,” imbuhnya.
Meski begitu, Pemkot Banjarbaru juga berencana menggelar pasar mMurah agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Pemkot Banjarbaru juga akan mengadakan pasar murah bersamaan dengan pembukaan Pasar Wadai Ramadhan. Dilaksanakan di beberapa titik dan setiap kecamatan," beber Muriani.