bakabar.com, BANJARMASIN – Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan pentingnya penguatan program kepemudaan dan olahraga sebagai investasi jangka panjang untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.
Hal tersebut mengemuka dalam rapat kerja Komisi IV DPRD Kalsel bersama Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Selatan saat membahas rencana program kerja Tahun Anggaran 2027 di DPRD Kalsel, Selasa (14/7/2026).
Anggota Komisi IV DPRD Kalsel dari Fraksi PKS, Habib Umar Hasan Alie Bahasyim, menegaskan bahwa setiap program yang disusun Dispora harus memiliki orientasi yang jelas terhadap peningkatan kualitas generasi muda, bukan sekadar menghabiskan anggaran.
Menurutnya, pembinaan kepemudaan perlu dilakukan secara berkelanjutan agar mampu melahirkan generasi yang kreatif, inovatif, produktif, serta siap menghadapi tantangan perkembangan zaman.
"Program kepemudaan harus benar-benar mampu mencetak SDM yang berkualitas. Kegiatannya harus terukur, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi para pemuda di Kalimantan Selatan," ujar Habib Umar.
Ia juga menyoroti pentingnya pembinaan olahraga yang dilakukan secara konsisten mulai dari usia dini. Menurutnya, peningkatan prestasi olahraga daerah hanya dapat dicapai melalui sistem pembinaan yang berkesinambungan, didukung ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai, serta perhatian terhadap kesejahteraan atlet dan pelatih.
"Prestasi olahraga tidak lahir secara instan. Diperlukan pembinaan yang berjenjang, dukungan anggaran yang proporsional, serta fasilitas yang memadai agar atlet-atlet Kalsel mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional," katanya.
Dalam rapat tersebut, Komisi IV turut mencermati usulan program dan kebutuhan anggaran Dispora Kalsel untuk Tahun Anggaran 2027. Pembahasan dilakukan guna memastikan setiap program sejalan dengan prioritas pembangunan daerah dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Habib Umar menambahkan, Komisi IV akan terus mengawal pelaksanaan program kepemudaan dan olahraga agar benar-benar menghasilkan generasi muda yang berkualitas sekaligus meningkatkan prestasi olahraga Banua.
"Kami ingin anggaran yang dialokasikan benar-benar berdampak. Pemuda harus memiliki ruang untuk berkembang, sementara pembinaan olahraga harus mampu melahirkan atlet-atlet yang membanggakan Kalimantan Selatan," pungkasnya.