bakabar.com, JAKARTA – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan dari Fraksi PKS, Habib Umar Hasan Alie Bahasyim, mengajak masyarakat Kalimantan Selatan memanfaatkan Program Tenaga Kerja Mandiri (TKM) dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) sebagai peluang untuk memulai usaha sekaligus meningkatkan kesejahteraan.
Ajakan tersebut disampaikan usai Komisi IV DPRD Kalsel melakukan konsultasi ke Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia di Jakarta, Kamis (23/7/2026), guna membahas berbagai program strategis di bidang ketenagakerjaan.
Habib Umar menjelaskan, Program TKM merupakan salah satu program unggulan pemerintah pusat yang bertujuan menciptakan wirausaha baru, mengurangi angka pengangguran, serta memperluas kesempatan kerja melalui bantuan modal stimulan yang disertai pembinaan usaha.
"Kami mendorong masyarakat Kalimantan Selatan untuk memanfaatkan Program Tenaga Kerja Mandiri dari Kementerian Ketenagakerjaan. Program ini memberikan bantuan modal usaha sekitar Rp5 juta kepada peserta yang memenuhi persyaratan. Ini merupakan peluang yang sangat baik bagi masyarakat yang ingin memulai usaha secara mandiri," ujar Habib Umar.
Menurutnya, keberadaan program tersebut perlu disosialisasikan secara lebih luas agar semakin banyak masyarakat yang mengetahui dan dapat merasakan manfaatnya.
"Jangan sampai program yang sudah disiapkan pemerintah pusat ini tidak dimanfaatkan. Kami berharap pemerintah daerah bersama seluruh pihak terkait dapat membantu menyosialisasikan program ini sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh manfaat dan mampu menciptakan lapangan kerja secara mandiri," tambahnya.
Dalam konsultasi tersebut, Komisi IV DPRD Kalsel membahas sejumlah isu strategis, antara lain kuota akreditasi lembaga pelatihan kerja, program pemagangan, Program Tenaga Kerja Mandiri (TKM), serta penyelenggaraan informasi pasar kerja guna memperluas akses masyarakat terhadap peluang kerja.
Selain itu, rombongan juga mendalami berbagai program nasional Kementerian Ketenagakerjaan yang dapat diakses pemerintah daerah, seperti pelatihan berbasis kompetensi, program pemagangan di dunia usaha dan industri, pengembangan kewirausahaan melalui Program TKM, hingga pemanfaatan sistem informasi pasar kerja yang mempertemukan pencari kerja dengan kebutuhan dunia usaha.
Pertemuan tersebut juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperluas kesempatan kerja, serta menyiapkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri.
Melalui konsultasi ini, Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan berharap berbagai program ketenagakerjaan dari pemerintah pusat dapat dioptimalkan di Kalimantan Selatan sehingga mampu menekan angka pengangguran, meningkatkan kualitas tenaga kerja, sekaligus mendorong lahirnya lebih banyak wirausaha baru di daerah.