Habib Umar Usul Penambahan SMA-SMK Negeri dan Maksimalkan Anggaran Pendidikan

Habib Umar Alie Bahasyim, mendorong Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menambah jumlah SMA dan SMK negeri.

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan dari Fraksi PKS, Habib Umar Alie Bahasyim. Foto: Humas

bakabar.com, BANJARMASIN – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan dari Fraksi PKS, Habib Umar Hasan Alie Bahasyim, mendorong Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menambah jumlah SMA dan SMK negeri, khususnya di sejumlah kabupaten yang masih mengalami keterbatasan daya tampung.

Menurutnya, penambahan sekolah negeri diperlukan agar semakin banyak lulusan SMP dapat melanjutkan pendidikan tanpa terkendala minimnya kuota penerimaan peserta didik baru.

"Kalau memang kebutuhan sekolah masih tinggi, saya mengusulkan agar pemerintah menambah SMA dan SMK negeri di kabupaten-kabupaten. Jangan sampai ada anak yang kehilangan kesempatan bersekolah hanya karena daya tampung terbatas," ujar Habib Umar, Rabu (15/7).

Selain pembangunan sekolah baru, ia juga menyoroti persoalan kekurangan tenaga pendidik yang kerap menjadi alasan belum optimalnya pelayanan pendidikan. Menurut Habib Umar, persoalan tersebut dapat diatasi apabila pemerintah membuka penerimaan guru sesuai kebutuhan.

"Kalau ada keluhan kekurangan guru, dinas terkait bisa mengumumkan penerimaan tenaga pengajar. Saya yakin banyak masyarakat yang memiliki kompetensi dan berminat menjadi guru, tentu dengan pemberian gaji yang layak dan memadai," katanya.

Habib Umar menegaskan, peningkatan kualitas pendidikan harus menjadi prioritas pemerintah daerah. Karena itu, anggaran pendidikan tidak semestinya dikurangi, melainkan dimaksimalkan agar seluruh program dapat berjalan secara optimal.

"Anggaran pendidikan harus dimaksimalkan, jangan dipangkas. Pendidikan adalah investasi jangka panjang untuk mencetak generasi yang berkualitas. Kalau dukungan anggarannya kuat, pembangunan sekolah, peningkatan kualitas guru, hingga penyediaan sarana dan prasarana pendidikan bisa berjalan maksimal," tegasnya.

Ia berharap pemerintah daerah menjadikan sektor pendidikan sebagai prioritas utama dalam penyusunan APBD, sehingga seluruh anak di Kalimantan Selatan memperoleh akses pendidikan yang berkualitas, merata, dan berkeadilan.