bakabar.com, BANJAR - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Banjar menggandeng Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar untuk mempercepat legalitas usaha pelaku UMKM dan pengusaha pemula. Langkah itu dilakukan guna mendorong pertumbuhan usaha sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap perekonomian daerah.
Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi BPC HIPMI Banjar dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Banjar H Yudi Andrea di Kantor Bupati Banjar, Kamis (18/6/2026).
Ketua BPC HIPMI Banjar Muhammad Zaini mengatakan masih banyak calon pengusaha yang belum memahami proses memulai usaha, mengakses permodalan, mengurus legalitas hingga mendapatkan perlindungan hukum.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, HIPMI Banjar menghadirkan platform digital GEN HIPMI yang dapat diakses para pelaku usaha sebagai sarana informasi dan pendampingan.
"Melalui platform ini, pelaku usaha bisa memperoleh informasi terkait permodalan, legalitas usaha hingga pengembangan bisnis," ujar Zaini.
Menurutnya, program tersebut dijalankan melalui kolaborasi dengan sejumlah instansi di lingkungan Pemkab Banjar, termasuk dinas teknis yang berkaitan dengan pengembangan usaha dan ketenagakerjaan.
Zaini mengungkapkan legalitas usaha masih menjadi tantangan besar di Kabupaten Banjar. Dari sekitar 74 ribu pelaku usaha yang tercatat, hanya sebagian kecil yang telah memiliki dokumen legalitas usaha.
Karena itu, HIPMI Banjar berupaya mempercepat proses pendampingan agar semakin banyak pelaku usaha yang memiliki izin dan legalitas resmi.
"Ini menjadi fokus kami ke depan agar pelaku usaha semakin tertib administrasi dan mampu berkembang lebih baik," katanya.
Selain memperkuat kapasitas pelaku usaha, peningkatan legalitas juga diharapkan berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta memperluas akses pelaku usaha terhadap berbagai program pembiayaan dan pemberdayaan.
HIPMI Banjar menilai dukungan pemerintah daerah terhadap program tersebut cukup positif. Kolaborasi yang terjalin diharapkan dapat mempercepat pelaksanaan berbagai program pendampingan bagi pelaku usaha muda di Kabupaten Banjar.