Firman Yusi Apresiasi Pejuang Pangan Kalsel di Hari Krida Pertanian

Firman Yusi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pejuang pangan Indonesia, khususnya para petani di Kalimantan Selatan.

Firman Yusi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pejuang pangan Indonesia, khususnya para petani di Kalimantan Selatan. Foto: Humas

bakabar.com, BANJARMASIN – Anggota Komisi II Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Kalimantan Selatan, Firman Yusi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pejuang pangan Indonesia, khususnya para petani di Kalimantan Selatan, dalam momentum Hari Krida Pertanian yang diperingati setiap 21 Juni.

Firman Yusi yang juga Sekretaris Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kalsel menyampaikan penghargaan tersebut melalui keterangan pers, Ahad (21/6/2026).

Alumnus Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat itu mengucapkan terima kasih kepada seluruh petani dan pelaku sektor pertanian yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan.

"Terima kasih kepada seluruh pejuang pangan Indonesia, khususnya para petani yang terus bekerja keras memenuhi kebutuhan pangan masyarakat," ujar Firman.

Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kalsel V yang meliputi Kabupaten Hulu Sungai Utara, Balangan, dan Tabalong itu menegaskan bahwa peran petani sangat strategis bagi kemajuan bangsa.

Menurutnya, semangat "Petani Kuat, Bangsa Hebat" harus terus menjadi motivasi bersama untuk memberikan perhatian dan penghargaan kepada para petani.

"Oleh karena itu, sudah sepatutnya kita mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada para pejuang pangan yang telah berkontribusi besar dalam menjaga ketahanan pangan nasional," katanya.

Sementara itu, berdasarkan data Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kalimantan Selatan, produksi padi di provinsi tersebut pada 2025 mencapai 1.179.338 ton Gabah Kering Giling (GKG) atau sekitar 1,36 juta ton Gabah Kering Panen (GKP).

Capaian tersebut tidak hanya melampaui target nasional, tetapi juga meningkat sebesar 14,55 persen dibandingkan tahun 2024, sehingga Kalimantan Selatan berhasil mencatatkan surplus produksi padi.