bakabar.com, BANJAR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar mengingatkan seluruh perangkat daerah agar tidak lengah dalam mengawal pelaksanaan program pembangunan. Monitoring rutin dinilai penting untuk memastikan target fisik dan keuangan dapat tercapai sesuai rencana.
Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Banjar H Yudi Andrea saat memimpin Rapat Evaluasi Progres dan Percepatan Kegiatan Pembangunan Periode Mei 2026 di Aula Barakat Martapura, Rabu (17/6/2026).
Rapat yang diikuti seluruh SKPD dan kecamatan itu digelar untuk mengevaluasi pelaksanaan program pembangunan sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang muncul di lapangan.
Yudi mengatakan pengendalian dan evaluasi pembangunan bukan sekadar memenuhi kewajiban administrasi, melainkan bentuk pertanggungjawaban atas penggunaan anggaran daerah kepada masyarakat.
"Evaluasi pembangunan harus dilakukan secara serius karena menjadi dasar untuk memastikan program berjalan sesuai target dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Dalam rapat tersebut, seluruh perangkat daerah diminta menyampaikan laporan realisasi fisik dan keuangan serta perkembangan paket pekerjaan hingga akhir Mei 2026.
Yudi menekankan data yang disampaikan harus akurat, objektif, dan sesuai kondisi lapangan. Menurutnya, kualitas data sangat menentukan ketepatan kebijakan yang akan diambil pemerintah daerah.
Selain itu, ia meminta perangkat daerah meningkatkan capaian target fisik dan keuangan, memperbaiki ketelitian dalam penginputan data pada aplikasi Simondalev, serta memperkuat monitoring dan evaluasi setiap bulan.
Menurut Yudi, pemantauan berkala menjadi langkah penting untuk mendeteksi lebih awal berbagai hambatan dalam pelaksanaan kegiatan.
"Jika ada kendala, bisa segera diketahui dan ditangani sehingga pekerjaan tidak terlambat dan hasilnya lebih optimal," katanya.
Melalui evaluasi tersebut, Pemkab Banjar berharap pelaksanaan program pembangunan dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan sesuai target yang telah ditetapkan.