bakabar.com, BANJARBARU - Perekonomian Kalimantan Selatan (Kalsel) sepanjang tahun 2025 menunjukkan kinerja yang positif.
Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Kalsel, nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kalsel atas dasar harga berlaku tercatat mencapai Rp305,13 triliun, sedangkan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp164,96 triliun.
Secara tahunan, perekonomian Kalsel sepanjang 2025 tumbuh sebesar 5,22 persen dibandingkan 2024. Capaian ini menunjukkan ekonomi daerah tetap tumbuh stabil di tengah berbagai dinamika dan tantangan ekonomi.
"Pertumbuhan ini ditopang oleh kinerja sejumlah lapangan usaha dan komponen pengeluaran," papar Kepala BPS Kalsel, Mukhammad Mukhanif, di Banjarbaru, Jumat (6/2).
Dari sisi produksi, lapangan usaha penyediaan akomodasi dan makan minum mencatat pertumbuhan tertinggi sepanjang 2025 sebesar 9,88 persen.
Kondisi ini menunjukkan meningkatnya aktivitas ekonomi, terutama pada sektor pariwisata, jasa serta konsumsi masyarakat.
Sementara dari sisi pengeluaran, komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) menjadi pendorong utama pertumbuhan dengan capaian tertinggi sebesar 5,42 persen.
Hal ini mengindikasikan peningkatan aktivitas investasi dan pembangunan di Kalsel, “Pertumbuhan PMTB menunjukkan masih kuatnya minat investasi serta berjalannya berbagai proyek pembangunan yang berdampak positif terhadap perekonomian daerah," beber Mukhanif.
Selain kinerja tahunan, BPS Kalsel juga mencatat pertumbuhan ekonomi pada Triwulan IV 2025. Dibandingkan Triwulan IV 2024, perekonomian Kalsel juga tumbuh sebesar 5,46 persen.
Selama periode tersebut, dari sisi produksi, lapangan usaha penyediaan akomodasi dan makan minum kembali mencatatkan pertumbuhan tertinggi, bahkan mencapai 13,83 persen. Peningkatan ini dipengaruhi oleh tingginya mobilitas masyarakat serta aktivitas ekonomi menjelang akhir tahun.
Sedangkan dari sisi pengeluaran, komponen PMTB kembali menjadi penyumbang pertumbuhan tertinggi dengan capaian sebesar 7,95 persen.