Dorong Mobilitas Global, Kalsel Siapkan Rute Umrah Tanpa Transit

Pemprov Kalimantan Selatan bersama pengelola Bandara Syamsudin Noor dan maskapai penerbangan tengah mengupayakan pembukaan sejumlah rute baru, termasuk penerban

Bandara Syamsudin Noor berencana membuka rute luar internasional baru. Foto: bakabar.com/Hasan

bakabar.com, BANJARBARU - Pemprov Kalimantan Selatan bersama pengelola Bandara Syamsudin Noor dan maskapai penerbangan tengah mengupayakan pembukaan sejumlah rute baru, termasuk penerbangan langsung umrah ke Jeddah dan rute reguler ke Singapura.

Peluang penambahan rute internasional dari Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin di Banjarbaru ini, mulai masuk pembahasan serius.

"Penambahan rute internasional saat ini masih tahap pembahasan antara manajemen Angkasa Pura dan maskapai penerbangan," papar Kepala Dinas Perhubungan Kalsel, Fitri Hernadi.

Dijelaskan bahwa penetapan rute penerbangan internasional biasanya mengikuti musim penerbangan global yang berlangsung dua kali dalam setahun, yakni musim winter dan summer.

Karena itu, kepastian pembukaan rute baru diperkirakan akan dapat diketahui sekitar April atau Mei mendatang.

Upaya penambahan rute ini menjadi bagian dari penguatan status Bandara Syamsudin Noor sebagai bandara internasional yang kembali ditetapkan pada pertengahan 2025.

Hingga kini, bandara kebanggan warga Kalsel ini telah melayani penerbangan reguler rute Banjarmasin–Kuala Lumpur beberapa kali dalam sepekan.

"Kami juga dalam tahap pengkajian mendalam untuk membuka rute internasional baru, khususnya ke Singapura," sahut Zulfian Noor, Branch Communication & CSR Department Head Bandara Syamsudin Noor.

Kajian tersebut mencakup analisis jumlah masyarakat Kalsel yang melakukan perjalanan ke luar negeri, tujuan perjalanan, hingga potensi pasar.

Selain itu, manajemen Angkasa Pura juga melakukan pendekatan dengan maskapai penerbangan agar membuka rute internasional langsung dari Kalimantan Selatan.