Dirikan Dapur Umum, Ratusan Makanan Dibagikan untuk Korban Banjir di Banjarmasin

Dinas Sosial (Dinsos) Kota Banjarmasin bergerak cepat membantu warga yang terdampak banjir rob dengan menyalurkan ratusan paket makanan siap saji

Dinas Sosial (Dinsos) Kota Banjarmasin bergerak cepat membantu warga yang terdampak banjir rob dengan menyalurkan ratusan paket makanan siap saji. Foto: Bahaudin Qusairi

bakabar.com, BANJARMASIN – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Banjarmasin membantu warga yang terdampak banjir rob dengan menyalurkan ratusan paket makanan siap saji.

Salah satu wilayah yang menerima bantuan tersebut adalah Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Banjarmasin Timur, yang hingga kini masih terendam banjir.

Sebagai upaya memastikan kebutuhan dasar para pengungsi tetap terpenuhi, Dinsos Kota Banjarmasin mendirikan dapur umum terpusat di gudang kantor Dinsos, kawasan Teluk Dalam, Kecamatan Banjarmasin Tengah.

Kepala Dinsos Kota Banjarmasin, Nuryadi, mengatakan pendirian dapur umum ini merupakan bentuk respons cepat pemerintah daerah dalam menangani dampak banjir rob yang melanda sejumlah wilayah.

“Makanan yang disiapkan di dapur umum ini kami distribusikan kepada warga terdampak banjir di Sungai Lulut,” ujar Nuryadi.

Ia menjelaskan, Sungai Lulut menjadi salah satu kawasan dengan dampak banjir yang cukup parah. Kondisi tersebut memaksa sebagian warga harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Dari sekitar 800 jiwa yang terdampak, hampir 100 orang telah menerima bantuan makanan dari dapur umum yang disiapkan Dinsos.

“Penyaluran ini berdasarkan permintaan dari Kecamatan Banjarmasin Timur yang sebelumnya sudah melalui rapat koordinasi,” ungkapnya.

Menurut Nuryadi, dapur umum sengaja ditempatkan di Teluk Dalam, bukan di lokasi terdampak langsung, demi alasan efektivitas dan keamanan.

Selain lebih strategis untuk proses pengolahan makanan, akses menuju Sungai Lulut saat ini cukup sulit karena hampir seluruh kawasan tergenang banjir.

“Kendala utama di sana adalah ketersediaan air bersih untuk memasak dan akses jalan yang terputus akibat banjir. Karena itu, kami putuskan dapur umum terpusat di Teluk Dalam,” jelasnya.

Dapur umum tersebut direncanakan beroperasi selama lima hari ke depan sejak dibuka pada Minggu (4/1/2026). Namun, durasi operasional masih bersifat fleksibel dan akan disesuaikan dengan perkembangan kondisi banjir di lapangan.

Di sisi lain, Dinsos Kota Banjarmasin juga masih menunggu laporan dari kelurahan lain yang berpotensi terdampak banjir rob. Jika ditemukan warga yang harus mengungsi dan membutuhkan bantuan pangan, pihaknya memastikan siap menambah dapur umum.

“Kami siap jika ada wilayah lain yang membutuhkan dapur umum. Tinggal menunggu laporan dari lurah setempat,” pungkas Nuryadi.