Diduga Minum Cairan Berbahaya, Warga Mulya Agung Dilarikan ke Puskesmas

Seorang warga Desa Mulya Agung, Kecamatan Antang Kalang, Kabupaten Kotim, diduga melakukan percobaan bunuh diri dengan meminum cairan berbahaya.

MS (33) mendapatkan perawatan intensif di Puskesmas. Korban diduga meneguk cairan berbahaya untuk mengakhiri hidupnya. Foto: Humas Polres Kotim

bakabar.com, SAMPIT - Seorang warga Desa Mulya Agung, Kecamatan Antang Kalang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalteng, diduga melakukan percobaan bunuh diri dengan meminum cairan berbahaya pada Minggu (1/2/2026).

Peristiwa tersebut dibenarkan Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain, melalui Kapolsek Antang Kalang Ipda Budi Hartono. Korban diketahui berinisial MS (33), yang ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di rumahnya.

“Kejadian terjadi sekitar pukul 17.30 WIB di Jalan Gunung Lawu, RT 006 RW 002, Desa Mulya Agung,” ujar Ipda Budi Hartanto, Senin (2/2/2026).

Kapolsek menjelaskan, peristiwa itu pertama kali diketahui oleh EW, istri korban, yang saat itu hendak menuju dapur. Pelapor mendapati korban sudah tergeletak di lantai dapur dalam posisi tengkurap disertai muntah.

Di sekitar lokasi, pelapor melihat satu buah gelas berwarna hijau dan satu jerigen putih berisi cairan berwarna hijau yang diduga jenis herbisida. Jarak kedua barang tersebut sekitar satu meter dari tubuh korban.

“Melihat kondisi tersebut, pelapor langsung berteriak meminta pertolongan. Teriakan itu didengar oleh saksi TS yang kemudian datang ke lokasi dan bersama warga sekitar segera mencari bantuan,” jelasnya.

Korban selanjutnya dievakuasi menggunakan ambulans Desa Mulya Agung menuju Puskesmas Tumbang Sangai untuk mendapatkan perawatan medis, dengan didampingi oleh istri korban.

Kapolsek menambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara (TKP), petugas kembali menemukan gelas dan jerigen berisi cairan berwarna hijau yang diduga kuat diminum oleh korban.

“Saat ini korban masih menjalani perawatan medis di Puskesmas Tumbang Sangai dan sudah dalam kondisi sadar. Sementara itu, penyebab korban melakukan percobaan bunuh diri masih dalam penyelidikan,” pungkasnya.