Cuaca Ekstrem Terjang Pasar Kuliner Ramadan 1447 Hijriah di Taman Jembatan Barito

Hujan disertai angin kencang memporak-porandakan puluhan tenda di Pasar Kuliner Ramadan 1447 Hijriah yang digelar Pemkab Barito Kuala (Batola) di Taman Jembatan

Hujan disertai angin kencang memporak-porandakan belasan tenda di Pasar Kuliner Ramadan 1447 Hijriah yang digelar Pemkab Batola di Taman Jembatan Barito, Minggu (22/2). Foto: Istimewa

bakabar.com, MARABAHAN - Hujan disertai angin kencang memporak-porandakan belasan tenda di Pasar Kuliner Ramadan 1447 Hijriah yang digelar Pemkab Barito Kuala (Batola) di Taman Jembatan Barito, Minggu (22/2).

Kejadian bermula sekitar pukul 16.30 Wita. Angin kencang lebih dulu bertiup, sebelum hujan deras mengguyur kawasan sekitar.

Akibatnya belasan tenda porak-poranda akibat diterjang angin. Sementara makanan dan minuman yang sudah disiapkan pedagang di atas meja, juga ikut terhambur.

Dalam waktu bersamaan, jajaran Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Batola menggelar buka puasa bersama di Pasar Kuliner Ramadan 1447 Hijriah. Untungnya kegiatan ini tetap dapat dilakukan di tenda-tenda lain yang masih berdiri.

"Alhamdulillah tidak terdapat korban cedera dalam peristiwa tersebut. Sebagian besar tenda kerucut dari sponsor yang roboh," jelas Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporbudpar) Batola, Sirpan, kepada bakabar.com.

"InsyaAllah semua dampak kejadian dapat ditangani dengan baik dan tenda yang rusak diperbaiki secepatnya. Kami juga akan melakukan evaluasi kekuatan tenda," sambungnya.

Pasar Kuliner Ramadan 1447 Hijriah diramaikan 73 pedagang yang terdiri dari 30 pelaku ekonomi kreatif umum, dan 43 pelaku kuliner dari desa atau BUMDes di Batola.

Adapun pusat kuliner tersebut buka setiap hari sejak 19 Februari hingga 15 Maret 2026 mulai pukul 16.30 sampai 19.00 Wita.