Bank Rakyat Indonesia

BRI Optimalkan Dana KUR dengan Program Pemeberdayaan

Bank Rakyat Indonesia (BRI) (Persero) Tbk mengakselerasi pertumbuhan sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) melalui berbagai program pemberdayaan.

Parade Kuliner dan Musik: Wadah Memajukan dan Mengembangkan UMKM (apahabar.com/ayyubi)

apahabar.com, JAKARTA - Bank Rakyat Indonesia (BRI) (Persero) Tbk mengakselerasi pertumbuhan sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) melalui berbagai program pemberdayaan.

Direktur Bisnis Kecil dan Menengah BRI Amam Sukriyanto menuturkan hal itu tentunya membutuhkan cara yang tepat dan strategis. Agar para pelaku UMKM bisa mendapatkan pendampingan dan edukasi yang tepat.

"Artinya betul-betul mendampingi bagaimana UMKM menjalankan usahanya. Journey ini kita buat, bahkan sekarang sampai di level ultra mikro meningkat ke mikro, meningkat ke kecil, menengah dan seterusnya," kata Amam dalam keterangan tertulis, Jumat (27/10/2023).

Baca Juga: Menkeu Sri Mulyani Tekan BRI Salurkan Sisa KUR

Kemudian, Amam menambahkan BRI terus mendampingi UMKM termasuk di segmen UKM untuk bisa meningkatkan kapabilitas dan bertumbuh serta naik tingkat.

"Tentunya hal ini dilakukan melalui upaya-upaya kami mulai dari unit, kemudian kantor cabang, kantor wilayah, hingga kantor pusat," terusnya.

Beberapa program flagship yang dilakukan BRI adalah Growpreneur. Yakni, program aktivasi pemberdayaan dan pendampingan bagi UKM.

Lalu, ada juga BRI UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR. Yakni pendampingan dan pemberdayaan melalui Rumah BUMN dan Pengusaha Muda BRIlian.

Untuk melayani pelaku bisnis kecil dan menengah itu, BRI berkomitmen menghadirkan layanan jasa perbankan yang cepat, mudah, dan aman.

Hingga September 2023 BRI berhasil mendorong penyaluran kredit tumbuh 12,53% yoy menjadi Rp 1.250,72 triliun.

Khusus penyaluran kredit UMKM, tercatat berkembang 11,01% dari Rp 935,86 triliun pada kuartal III-2022 menjadi Rp 1.038,90 triliun pada kuartal III-2023, sehingga porsi kredit UMKM BRI terhadap total kredit mencapai 83,06%.

Di samping itu, sebelumnya Menteri Keuangan"9 Sri Mulyani menekan Bank BRI. Agar memaksimalkan penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) kepada UMKM jelang tutup tahun.

Baca Juga: Anjloknya Rupiah Sulit Dibendung! Bank Indonesia Tak Berkutik

Pemicunya adalah catatan Kemenkeu. Masih terdapat Rp119,5 triliun KUR yang belum tersalurkan.

Padahal target penyluran sepanjang 2023 dipatok Rp297 triliun. Artinya baru terealisasi Rp177,5 triliun per September. Kata Sri Mulyani, ada yang tersendat.

"Maka, kami minta terutama pada bank-bank penyalur KUR, yang terbesar barangkali BRI dalam hal ini, untuk melakukan extra effort, menyalurkan KUR yang disubsidi bunganya," ungkapnya.