bakabar.com, BALANGAN - Pemkab Kabupaten (Pemkan) Balangan mulai memanaskan mesin pembangunan 2027. Targetnya tak main-main, pertumbuhan ekonomi 4,44 persen, kemiskinan ditekan ke 4,2 persen, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tembus 75,67.
Langkah awal itu dibuka lewat Forum Konsultasi Publik (FKP) Rancangan Awal RKPD 2027, Jumat (13/2).
Forum ini jadi pintu masuk menyaring prioritas pembangunan di tengah tantangan fiskal akibat turunnya pendapatan daerah sejak 2024 hingga 2026.
Mengusung tema “Peningkatan Perekonomian Daerah yang Inklusif dan Berkelanjutan dengan Inovasi Pelayanan Publik”, Pemkab Balangan ingin memastikan roda ekonomi tetap berputar sekaligus pelayanan publik makin responsif.
Sebelum forum digelar, sebanyak 944 usulan masyarakat telah dihimpun lewat Musrenbang. Rinciannya, 810 usulan fisik dan 134 non-fisik. Seluruhnya bakal ditelaah untuk masuk dalam dokumen RKPD 2027.
Acara dihadiri Sekretaris Daerah Balangan, perwakilan Bappeda Provinsi Kalimantan Selatan, Kepala Bapperida Balangan, hingga unsur tokoh agama, adat, perempuan, pemuda, LSM, media, dan mahasiswa.
Kepala Bapperida Balangan menegaskan, RKPD 2027 disusun agar anggaran benar-benar tepat sasaran dan menjawab persoalan riil masyarakat. Ada lima fokus utama yang dipatok.
Pertama, pemerataan infrastruktur dengan integrasi desa-kota berbasis kelestarian lingkungan.
Kedua, mendorong investasi non-pertambangan seperti pertanian berbasis teknologi, pariwisata komunitas, dan ekonomi kreatif digital.
Ketiga, peningkatan kualitas SDM lewat akses dan mutu pendidikan serta kesehatan.
Keempat, menjaga stabilitas sosial melalui penguatan nilai keagamaan dan kearifan lokal. Kelima, reformasi birokrasi menuju tata kelola digital.
Balangan juga membawa modal prestasi 2025, di antaranya predikat A Indeks Pelayanan Publik dengan skor 4,57, terbaik di Kalsel untuk anti-maladministrasi pelayanan publik, serta peringkat kedua kinerja SAKIP dan DAK Fisik.
Di sisi lain, penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan efektivitas belanja menjadi pekerjaan rumah mendesak.
Sekretaris Daerah Balangan, Fakhriyanto, memastikan pembahasan belum berhenti di FKP. Dalam waktu dekat, pihaknya akan menggelar pertemuan lintas SKPD untuk mengupas detail rancangan RKPD 2027.
“Setiap usulan masyarakat maupun instansi akan dikembangkan lebih rinci dan diintegrasikan dalam peta jalan pembangunan daerah,” ujarnya.
Ia menegaskan, forum lintas SKPD akan memastikan setiap program punya target terukur, anggaran efisien, dan tidak tumpang tindih.
“Kita ingin tidak ada aspek penting yang terlewat, dari perencanaan sampai pelaksanaan, agar RKPD 2027 benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat Balangan,” pungkasnya.