Arus Balik Lebaran di Pelabuhan Trisakti Masih Stabil, Puncak Diprediksi 28 Maret

Aktivitas penumpang di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin pada awal arus balik Lebaran terpantau masih relatif stabil.

Aktivitas penumpang di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin pada awal arus balik Lebaran terpantau masih relatif stabil. Foto: Istimewa

bakabar.com, BANJARMASIN – Aktivitas penumpang di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin pada awal arus balik Lebaran terpantau masih relatif stabil. Jumlah penumpang yang datang maupun berangkat tercatat hampir seimbang, khususnya pada rute utama Surabaya–Banjarmasin.

Kepala KSOP Banjarmasin, Heri Purwanto, mengungkapkan pada hari pertama arus balik, jumlah penumpang di kedua rute tersebut berada di kisaran seribu orang.

“Untuk hari ini, arus dari Surabaya ke Banjarmasin sekitar seribu penumpang. Begitu juga sebaliknya, dari Banjarmasin ke Surabaya juga kurang lebih seribu penumpang, jadi masih imbang,” ujarnya.

Menurut Heri, kondisi ini dipengaruhi jadwal pelayaran sebelumnya. Ia menyebutkan, 19 Maret menjadi keberangkatan terakhir untuk arus mudik, sehingga masih ada penumpang yang baru bisa bepergian beberapa hari setelahnya.

“Diduga penumpang yang sebelumnya tidak kebagian tiket saat momen mudik, baru berangkat pada 25 Maret ini. Sehingga masih terlihat adanya pergerakan penumpang dari Banjarmasin ke Surabaya,” jelasnya.

Meski demikian, arus balik dari luar daerah menuju Banjarmasin belum menunjukkan peningkatan signifikan. Heri menilai hal ini dipengaruhi masa libur panjang yang masih berlangsung, ditambah kebijakan work from home (WFH) yang memberikan fleksibilitas bagi masyarakat.

“Untuk sementara ini belum ada lonjakan arus balik yang signifikan. Kemungkinan karena libur masih panjang dan ada kebijakan bekerja dari rumah,” katanya.

Namun demikian, pihak KSOP memprediksi lonjakan arus balik melalui jalur laut akan terjadi dalam waktu dekat.
“Kami perkirakan puncak arus balik angkutan laut ini sekitar 28 Maret,” ungkapnya.

Di akhir keterangannya, Heri mengingatkan seluruh penumpang untuk mematuhi aturan selama berada di area pelabuhan maupun di atas kapal demi kenyamanan dan keamanan bersama.

“Kami mengimbau seluruh penumpang agar mengikuti arahan petugas serta tidak membawa barang-barang yang dilarang,” pungkasnya.