Antisipasi Gagal Panen, DKPP Tanah Bumbu Upayakan Pengairan Sawah Kekeringan

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Tanah Bumbu melakukan upaya pengairan atasi sawah yang kekeringan.

Pengairan sawah kekeringan. Foto-DKPP Tanah Bumbu.

apahabar.com, BATULICIN - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Tanah Bumbu melakukan upaya pengairan atasi sawah yang kekeringan.

Hal itu menindaklanjuti hasil Rapat SKPD bersama Bupati Tanah Bumbu beberapa waktu lalu untuk mengatasi kemungkinan terjadinya gagal panen.

Kepala DKPP Tanah Bumbu, Hairuddin mengatakan pihaknya terus memaksimalkan sarana dan prasarana yang dimiliki untuk mengatasi sawah kekeringan dampak el-nino.

“Kita lakukan gerakan pengairan sawah sebagai upaya penyelamatan agar panen tetap terjadi,” ujarnya, Rabu (13/9).

Selain memaksimalkan sarana yang ada, pihaknya juga bekerjasama dengan damkar melakukan upaya pengairan untuk menyelamatkan lahan pertanian warga.

Ia mengatakan petani mengawali musim tanam kedua pada bulan April-September. Sehingga saat ini sudah memasuki musim panen.

Sekretaris DKPP Tanah Bumbu, Lamijan menambahkan selain bekerjasama dengan damkar untuk pengairan. DKPP juga memaksimalkan sarana dan prasarana yang ada.

Lamijan menyampaikan puncak El Nino terjadi pada September, yang mana pada bulan tersebut lahan pertanian sangat memerlukan kebutuhan air.

"Kami maksimalnya untuk bisa mengairi persawahan petani yang kekeringan. Sehingga panen padi bisa terlaksana," pungkasnya.