bakabar.com, BANJARBARU - Inovasi digital berupa aplikasi E-Lapor yang dikembangkan SMA Negeri 2 Banjarbaru mendapat apresiasi dari DPRD setempat.
Apresiasi tersebut disampaikan oleh anggota Komisi II DPRD Banjarbaru, Emi Lasari, karena dinilai sebagai langkah progresif dalam membangun sistem pengawasan dan perlindungan siswa yang lebih responsif di lingkungan sekolah.
“Aplikasi ini diharapkan menjadi sarana deteksi dini terhadap berbagai persoalan siswa, sehingga sekolah dapat segera merespons dan menjalankan peran sebagai tempat yang aman dan nyaman untuk murid berbagi cerita,” papar Emi.
Namun demikian, Emi menegaskan bahwa aspek perlindungan identitas pelapor harus menjadi perhatian utama. Diingatkan agar sistem pelaporan tersebut benar-benar menjamin kerahasiaan siswa.
“Perlindungan identitas siswa yang melapor harus benar-benar dijamin, supaya tidak menimbulkan gesekan antar teman atau rasa tidak nyaman lainnya,” tegasnya.
Lebih lanjut, Emi berharap SMAN 2 Banjarbaru terus berbenah dan berkembang sebagai sekolah rujukan yang ramah serta inklusif. Penyediaan ruang aman untuk murid tanpa terkecuali menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat.
Di sisi lain, Emi juga memberikan catatan terkait penamaan aplikasi E-Lapor. Disarankan agar nama aplikasi ke depan dapat lebih dekat dengan bahasa dan kultur remaja, sehingga mudah diterima dan digunakan oleh para siswa.
“Dengan begitu, aplikasi ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana pelaporan, tetapi juga terasa lebih ramah, komunikatif, dan akrab bagi siswa,” pungkasnya.