Tips Parenting

11 Cara Bikin Anak Tenang saat Travelling

Perjalanan panjang jadi tantangan bagi orang tua yang punya balita. Simak tips bikin balita tenang saat perjalanan jauh.

Mempersiapkan Perjalanan Jauh Bersama Anak agar Tetap Tenang. Foto: Getty Images

apahabar.com, JAKARTA - Perjalanan panjang jadi tantangan bagi orang tua yang punya balita. Simak tips bikin balita tenang saat perjalanan jauh. 

Menjaga bayi dan anak-anak tetap tenang dan aman adalah hal penting bagi orang tua yang akan melakukan perjalanan jauh.

American Academy of Pediatrics, menyarankan orang tua untuk membawa perlengkapan si kecil, termasuk penggunaan car seat untuk memastikan anak-anak tetap aman dan terlindungi selama perjalanan.

Melansir Verywell Family, Rabu (27/12), berikut tips yang perlu dipersiapkan orang tua untuk menenangkan anak-anak saat perjalanan jauh.

1. Persiapkan Segala Hal agar Tak Ada yang Ketinggalan
Mempersiapkan Segala Kebutuhan untuk Perjalanan Jauh. Foto: Freepik

Perjalanan panjang membuat si kecil akan menghabiskan waktu panjang di dalam mobil. Mempersiapkan mobil dalam kondisi prima sangat dianjurkan guna mendapatkan perjalanan menyenangkan baik untuk orang tua dan anak-anak.

Jika perlu buat daftar apa saja perlengkapan anak yang perlu dibawa. Cek dengan hati-hati daftar tersebut agar tak ada yang tertinggal. 

2. Persiapkan Car Seat untuk si Kecil
Ilustrasi Anak di Car Seat. Foto: Getty Images

Pastikan car seat terpasang dengan sempurna dan membuat anak-anak merasa nyaman dan aman saat menduduki tempatnya. Hal tersebut juga mengurangi kecemasan dan rengekan si kecil selama perjalanan.

Sebagai orang tua juga patut membiasakan anak untuk duduk tenang dalam kursinya, meski memerlukan waktu untuk membiasakan, tapi hal ini sangat bermanfaat bagi keselamatannya.

3. Jangan Lupa Kotak P3K dan Isinya
Ilustrasi Kotak P3K. Foto: iStock Photo

Tak hanya di rumah, kotak P3K juga wajib dibawa orang tua saat berpergian, hal ini untuk mengobati jika anak tergores, memar, terjatuh, mengalami benjolan serta gigitan serangga lainnya.

Isi kotak P3K tak perlu obat-obatan ukuran besar, tapi pastikan terdapat plester, perban steril, kain kasa, salep antiseptik, peniti, minyak kayu putih, minyak tawon dan obat-obatan untuk penyakit ringan. 

4. Selalu Sedia Popok, Tisu dan Hand Sanitizer 

Perlengakapan seperti tisu kering, tisu basah, popok beserta esensial lainnya sangat diwajibkan saat perjalanan jauh. 

Saat cranky, anak-anak kerap membuang barang-barang di hadapannya ke dalam mobil. Maka tisu basah dan hand sanitizer sangat dibutuhkan. Begitu juga ketika mereka bersin, atau ada air liur yang mengalir ke dagu mereka. Dengan memsatikan persiapan tersebut, orang tua dapat mengurangi risiko mobil menjadi kotor.

Tak hanya itu, selama Covid ini banyak orang diwajibkan untuk membawa hand sanitizer dan disenfektan guna mengurangi virus yang mengendap di barang-barang seperti bangku, meja dan lainnya.

5, Buat Anak Sibuk dengan Mainannya
Ilustrasi Anak dengan mainannya di car seat. Foto: Getty Images

Membuat anak tetap terhibur dan sibuk dengan mainannya merupakan hal yang dapat dilakukan orang tua agar anak tak mudah cranky selama perjalanan.

Pastikan sanak sibuk dengan mainan, buku, hingga makanan ringan yang selalu berada dalam genggaman.

6. Persiapkan Tontonan Selama Perjalanan
Ilustrasi Anak Menonton di Mobil. Foto: Getty Images

Ada kalanya mainan, buku dan cemilan tidak berpengaruh oleh anak, hal lain yang dapat dilakukan dengan melengkapi persediaan tontonan seperti musik dan video kesukaannya.

7. Persiapkan Selimut
Persiapkan Selimut selama Perjalanan Jauh Bersama Anak dan Bayi. Foto: myloview

Saat perjalanan di malam hari, suhu ruangan akan berubah menjadi sangat dingin, mempersiapkan selimut dapat mengurangi risiko si kecil mengalami tidak enak badan dan penyakit lainnya.

Tak hanya itu, selimut digunakan sebagai pelindung bayi saat tidur agar lebih nyaman dan nyenyak.

8. Hindari Kepanikan
Menghindari Kepanikan saat Perjalanan Jauh dengan Anak dan Bayi. Foto: Getty Images

Saat si kecil mulai bosan dengan perjalanan panjang dan mulai menangis, Anda dapat berhenti sejenak, dan memilih menepi untuk menenangkannya. Atau Anda juga dapat menenangkan si kecil dengan perlengkapan lain yang telah disediakan.

Mengemudi adalah prioritas Anda dan jika terdistraksi akan membahayakan seluruh peumpang, Anda dapat mengurangi kepanikan tersebut dengan tetap tenang dan tidak panik.

9. Istirahat saat Anak Merasa Bosan dan Lelah
Ilustrasi Anak Tertidur. Foto: Getty Images

Tak hanya bayi, orang tua juga harus beristirahat untuk mengurangi rasa lelah selama perjalanan. Anda dapat berhenti di pemberhentian sementara, atau mencari penginapan untuk singgah sebentar.

Setelah merasa nyaman, Anda dapat melanjutkan perjalanan kembali, dan memilih rute perjalanan yang ringan.

11. Pastikan Anak dalam Kondisi Kenyang
Ilustrasi anak makan di mobil. Foto: iStock Photo

Setiap orang tua ingin anaknya cukup minum dan makan selama perjalanan, tak hanya membuat si kecil tenang, tapi mengurangi situasi mobil yang kotor akibat makanan tersebut.

Saat di mobil, orang tua dapat memberikan makanan ringan atau buah yang mudah dimakan oleh si kecil untuk mencegah rewel. Memilih cemilan yang tidak lengket dan terlalu banyak gula dapat mengurangi risiko mobil menjadi kotor.

Tak hanya perut si kecil, kondisi mobil harus diperhatikan, dengan mengisi bahan bakar hingga penuh akan mempermudah perjalanan menjadi menyenangkan.